Pilpres 2109

Sekjen PBNU: Banyak yang Ingin Tahu Capres Bisa Baca Alif Ba Ta Tsa Apa Enggak?

Ia menilai, tes baca kitab suci Umat Islam itu mungkin diperlukan agar masyarakat mengetahui kemampuan mengaji calon pemimpin bangsa ini.

Sekjen PBNU: Banyak yang Ingin Tahu Capres Bisa Baca Alif Ba Ta Tsa Apa Enggak?
Warta Kota/Henry Lopulalan
Calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bercengkerama saat rapat Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Capres dan Cawapres Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018). 

SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal angkat bicara terkait usulan tes baca Alquran oleh Dewan Ikatan Dai Aceh beberapa waktu lalu.

Ia menilai, tes baca kitab suci Umat Islam itu mungkin diperlukan agar masyarakat mengetahui kemampuan mengaji calon pemimpin bangsa ini.

“Ya Indonesia kan dikenal sebagai penduduk muslim terbesar, mungkin banyak yang ingin tahu capres ini bisa baca alif, ba, ta, tsa, apa enggak?” ujar Helmy di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).

Tes Mengaji Capres-Cawapres Bukan Wewenang KPU

Namun, Helmy mengatakan, usulan tersebut diserahkan kembali kepada pada capres dan cawapres nomor urut 01 dan 02, apakah bersedia merealisasikannya atau tidak.

“Ya kalau capresnya mau datang terserah, kalau enggak mau ya itu hak mereka. Jadi diserahkan ke masing-masing,” tuturnya

Usulan tes baca Alquran diharapkan dapat menyudahi isu politik identitas yang menjamur saat masa kampanye seperti saat ini.

Cawapres Maruf Amin dan Sandiaga Uno dikabarkan bersedia dan siap mengikuti tes baca Alquran di Aceh, sedangkan capres Jokowi dan Prabowo Subianto belum memberikan komentar. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved