Pilpres 2019

Sandiaga Uno Sebut Bangun Jalan Tol Tambah Beban Utang Negara, Ini 4 Fakta Sebenarnya

Sandiaga Uno bilang, kebijakan pembangunan jalan tol era Presiden Jokowi dinilai membebani keuangan negara melalui penambahan utang. Benarkah?

Sandiaga Uno Sebut Bangun Jalan Tol Tambah Beban Utang Negara, Ini 4 Fakta Sebenarnya
Kementerian PUPR
ILUSTRASI Proyek Jalan tol 

Di sisi lain, Herry tak menampik masih ada dana pemerintah yang keluar untuk proyek pembangunan jalan tol KPBU.

Hal itu dalam bentuk dukungan seperti di Jalan Tol Manado-Bitung. Dari Rp 14 triliun nilai proyek, Rp 7 triliun dana berasal dari pemerintah dan Rp 7 triliun sisanya oleh badan usaha.

3. Dari 54 Ruas Tol, hanya 1 yang Bukan KPBU

Saat ini kata Herry, dari 54 ruas jalan tol yang ada, hanya 1 ruas tol yang bukan KPBU.

Ruas tol tersebut yakni Tol Akses Tanjung Priok yang dibiayai pemerintah melalui utang dari Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) Rp 4,5 triliun.

Dengan data itu, Herry mengatakan bahwa hampir seluruh ruas tol saat ini sudah menggunakan skema KPBU.

Hal ini penting untuk menjaga keuangan negara tak terbebani proyek pembangunan jalan tol.

"Jadi hampir seluruhnya ruas tol sudah KPBU. Dengan konsep ini kita jadi bisa membangun lebih banyak karena ngga harus nunggu dana APBN," kata dia.

4. Badan Usaha selain Jasa Marga

Beberapa badan usaha pemegang konsesi jalan tol selain Jasa Marga di antaranya Astra Infra Toll Road untuk Tol Jombang-Mojokerto dan PT Lintas Marga Sedaya untuk Tol Cikopo-Palimanan.

Saham badan usaha pemegang konsesi jalan tol biasanya juga dimiliki oleh beberapa perusahaan baik BUMN maupun swasta. (Yoga Sukmana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bangun Jalan Tol Tambah Beban Utang Negara? Ini Faktanya "

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved