Breaking News:

Diborgol Sambil Senyum, Wakil Ketua DPR Nonaktif Taufik Kurniawan Berharap Diberikan Jalan Lurus

WAKIL Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan tampak mengenakan borgol seusai diperiksa KPK.

TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
Taufik Kurniawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019). 

Awalnya, Bupati Kebumen M Yahya Fuad (MYF) yang telah menjadi terpidana kasus suap pemulusan APBD Kebumen, mendekati Taufik Kurniawan Kurniawan selaku Wakil Ketua DPR bidang ekonomi dan keuangan yang juga dari dapil Jawa Tengah, untuk memuluskan alokasi anggaran Kebumen senilai Rp 100 miliar.

Diduga, Taufik Kurniawan mematok harga untuk memuluskan alokasi DAK Kabupaten Kebumen tersebut.

Korsleting Listrik, Delapan Rumah Kontrakan di Koja Hangus Dilalap Si Jago Merah

Anggaran yang dipatok oleh Taufik Kurniawan sebesar 5 persen dari total anggaran yang dialokasikan untuk Kabupaten Kebumen.

Muhammad Yahya Fuad meminta sejumlah rekanan untuk mengumpulkan uang guna kepentingan pembayaran permintaan fee 5 persen tersebut.

Namun, dalam pengesahan APBN-P 2016, Kebumen hanya mendapat alokasi DAK tambahan sebesar Rp 93,37 miliar dari rencana awal Rp 100 miliar‎. DAK tambahan tersebut disinyalir akan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan.

Atas perbuatannya, Taufik Kurniawan disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. (Ilham Rian Pratama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved