Bupati Bekasi Nonaktif Neneng Hassanah Yasin Total Kembalikan Rp 8 Miliar ke KPK

"Meskipun tidak menghilangkan pidana, sikap kooperatif pasti akan dipertimbangkan sebagai faktor meringankan dalam proses hukum," kata Febri Diansyah.

Bupati Bekasi Nonaktif Neneng Hassanah Yasin Total Kembalikan Rp 8 Miliar ke KPK
Warta Kota/Henry Lopulalan
Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dengan menggunakan rompi di mobil tahanan usai diperiksa 24 jam di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). 

BUPATI Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin total telah mengembalikan Rp 8 miliar kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Neneng Hassanah merupakan salah satu tersangka suap pengurusan perizinan Meikarta tersebut.

"Bupati Bekasi mengembalikan uang Rp 2 miliar pada KPK terkait kasus dugaan suap dalam proses perizinan Meikarta di Bekasi pada Kamis (3/1). Total pengembalian sampai saat ini adalah Rp 8 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Febri menyatakan bahwa KPK menghargai pengembalian uang dari Neneng Hassanah tersebut.

"Meskipun tidak menghilangkan pidana, sikap kooperatif pasti akan dipertimbangkan sebagai faktor meringankan dalam proses hukum," ucap Febri.

KPK total telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus itu antara lain:

- Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS),

- konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP),

- pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ),

- Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin (J),

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved