Pemilu 2019

Relawan Jokowi Polisikan Tiga Orang Terkait Hoaks Surat Suara Dicoblos, Dua Diantaranya Berinisial A

Suhadi mengaku pihaknya melaporkan tiga orang sebagai terduga penyebar kabar bohong yang salah satunya berinisial A.

Relawan Jokowi Polisikan Tiga Orang Terkait Hoaks Surat Suara Dicoblos, Dua Diantaranya Berinisial A
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Petugas KPU menunjukkan contoh surat suara pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018). 

KETUA Umum organisasi Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) C Suhadi, melaporkan kasus penyebaran berita bohong terkait tujuh kontainer surat suara tercoblos, ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).

Ninja merupakan organisasi relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

Suhadi mengaku pihaknya melaporkan tiga orang sebagai terduga penyebar kabar bohong yang salah satunya berinisial A.

Presiden Jokowi Baru Tahu Gibran Punya Motor Mini Langka Mirip Punya Keluarga Cendana Soeharto

“Kami melaporkan tiga orang, salah satunya berinisial A, seorang politisi, satu orang lainnya juga berinisial A, dan satu orang yang belum diketahui,” ucap Suhadi sambil menunjukkan formulir tanda memasukkan laporan ke Bareskrim Polri.

Suhadi mengatakan, dirinya berkepentingan untuk melakukan pelaporan, karena dikhawatirkan munculnya isu bohong itu menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi pemilu.

“Kalau dibiarkan nanti jangan-jangan masyarakat tidak mau datang ke tempat pemungutan suara. Oleh karena itu sebagai usaha klarifikasi atas berita tak benar itu, maka kami membuat laporan,” paparnya.

Di Kabupaten Bekasi, Kali Berubah Jadi Tumpukan Sampah Sepanjang 12 Kilometer

Ia mengaku sudah menyertakan sejumlah barang bukti bersama laporan.

“Saya sertakan barang bukti berita dari salah satu media massa online, kemudian rekaman audio seseorang yang belum diketahui siapa, dan kami ikut melaporkan orang itu, kami minta Bareskrim Mabes Polri mengusut tuntas siapa saja yang menyebar berita hoaks itu,” tegasnya.

Suhadi menyebut pelaku penyebar berita bohong tersebut melanggar pasal 28 ayat 1 jo pasal 45 ayat 2 UU ITE tentang penyebaran berita bohong dan menyesatkan.

KPU Minta Penyebar Hoaks Ditangkap

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved