Modus Pengaturan Skor Sepak Bola di Liga Indonesia Didalami Satgas Anti Mafia Bola

Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan empat tersangka dan menahannya dalam dugaan kasus pengaturan skor sepak bola di banyak pertandingan di Liga In

Modus Pengaturan Skor Sepak Bola di Liga Indonesia Didalami Satgas Anti Mafia Bola
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. 

Depok, Warta Kota -- Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan empat tersangka dan menahannya dalam dugaan kasus pengaturan skor sepak bola di banyak pertandingan di Liga Indonesia.

Mereka adalah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, eks anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya bernama Anik Yuni Artika Sari, serta yang terakhir anggota nonaktif Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto atau Mbah Putih.

Selain itu Satgas Anti Mafia Bola juga menyelidiki terkait dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dengan Madura FC di Liga 2 2018 beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono, yang juga Kabid Humas Polda Metro Jaya, menuturkan seperti apa modus pengaturan skor yang dilakukan empat tersangka masih diselidiki dan didalami lebih jauh oleh penyidik, agar semuanya dapat diketahui dan dipahami secara utuh dan lengkap.

"Modusnya seperti apa itu bagian dari penyelidikan saat ini. Kalau penyelidikan sudah selesai kita sampaikan hasil dan bagaimananya. Jadi seperti apa pengaturan skor dilakukan dan konstruksinya bagaimana dan peristiwa pidana itu seperti apa, masih diselidiki lebih jauh," kata dia.

Saat ini kata dia dalam kasus ini memang baru 4 tersangka yang ditahan dan ditetapkan. Namun katanya bisa saja ada tersangka baru.

"Saat ini untuk sementara tersangkanya 4 itu," kata Argo.

Sebelumnya Satuan Tugas Anti Mafia Bola sedianya memeriksa Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Risha Adi Wijaya, di Bareskrim Polri, Rabu (2/1/2019) kemarin.

Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dengan Madura FC di Liga 2 beberapa waktu lalu.

Namun dipastikan pemeriksaan ditunda karena, Risha Adi meminta dijadwalkan ulang atau direchedule.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved