Krakatau

Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Bisa Diprediksi, Korban Tsunami Selat Sunda Harus Direlokasi

Korban bencana tsunami Selat Sunda di Pantai Anyer harus segera direlokasi karena Gunung Anak Krakatau batuk-batuk tak henti.

Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Bisa Diprediksi, Korban Tsunami Selat Sunda Harus Direlokasi
KOMPAS/RIZA FATHONI
Pantauan udara garis pantai di kawasan Banten yang terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). 

WARTA KOTA, PANDEGLANG --- Korban bencana tsunami Selat Sunda di Pantai Anyer harus segera direlokasi karena Gunung Anak Krakatau 'batuk-batuk' tak henti.

Gubernur Banten, Wahidin Halim memimpin rapat Koordinasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten tentang Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi, Kamis (3/1/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati Natakusumah, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.

Wahidin Halim Ajak Warga Banten Introspeksi Diri Terkait Bencana Tsunami Selat Sunda

Menurut Wahidin, pemerintah harus melakukan rekontruksi dan rehabilitasi kepada masyakat yang menjadi korban tsunami Selat Sunda.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah merelokasi masyarakat ke tempat aman.

Alasannya,  gelombang tinggi dan erupsi Krakatau belum bisa diprediksi kejadian berikutnya. “Sehingga harus ada relokasi ke tempat aman,” ujar Wahidin Halim

Wahidin Halim menyarankan relokasi dilakukan tidak jauh dari tempat masyarakat saat ini tinggal.

“Supaya mereka (korban tsunami) bisa nyaman tinggal di tempat baru," ucap pria yang akrab disapa WH ini.

Jumlah Korban Tsunami Selat Sunda Telan 437 Jiwa dan Puluhan Ribu Warga Jadi Pengungsi

Wahidin Halim menjelaskan, saat ini sudah banyak pihak yang menawarkan memberikan bantuan kepada para korban untuk memperbaiki rumahnya atau membangun rumahnya kembali.

Namun, Wahidi Halim meminta Pemkab Pandeglang dan aparaturnya memberikan data pasti tentang jumlah rumah yang akan dibangun, lokasi pembangunan, dan rencana anggaran biaya (RAB) yang diperlukan.

Sebelumnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta bantuan Gubernur Banten untuk segera membangun hunian sementara atau tetap bagi korban tsunami Selat Sunda.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved