Jurnalis Arab Saudi Hilang

Cabut Komedi Sindiran Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, Netflix 'Diserang' Aktivis HAM

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) mengkritik Netflix terkait pencabutan komedi sindiran yang membahas pembunuhan Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi.

Cabut Komedi Sindiran Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, Netflix 'Diserang' Aktivis HAM
news.sky.com
JURNALIS Arab Saudi Jamal Khashoggi hilang setelah terakhir diketahui memasuki Kantor Konsulat Arab Saudi di Turki, 2 Oktober 2018. 

KEPUTUSAN layanan tayangan berbayar Netflix untuk mencabut komedi satire yang membahas soal jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi membuat mereka dikritik pegiat HAM.

Episode Patriot Act with Hasan Minhaj berisi kritikan terhadap Saudi atas kasus pembunuhan Jamal Khashoggi yang terjadi Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Secara spesifik, Minhaj mengkritik Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) yang dianggap memerintahkan pembunuhan itu, serta kampanye Saudi di Yaman.

Diprotes Arab Saudi, Netflix Cabut Episode Komedi Sindiran Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi 

Pelaku Utama Mutilasi Jamal Khashoggi Bersembunyi di Vila Berkolam Renang di Jedah

Netflix memutuskan mencabut episode itu setelah Saudi melayangkan protes, dan menganggap tayangan itu melanggar undang-undang siber mereka.

Dilansir AFP Rabu (2/1/2019), dalam UU tersebut, disebutkan produsen konten yang dianggap melanggar ketertiban umum bisa diancam penjara hingga lima tahun.

Dalam keterangan resmi, Netflix sangat mendukung seni kebebasan berpendapat maupun hukum lokal yang ada di seluruh dunia.

"Kami memutuskan mencabut episode itu hanya di Saudi setelah kami menerima permintaan secara legal dan valid," terang Netflix.

Keputusan itu menuai kritikan dari direktur kampanye Amnesty's Middle East Samah Hadid. Dia berkata Saudi kembali menekan kebebasan berpendapat.

"Dengan tunduk kepada permintaan Saudi, Netflix terancam menyediakan momen bagi Saudi untuk menekan setiap kebebasan berekspresi dan informasi," ujarnya.

Sarah Leah Whitson dari Human Rights Watch menyoroti ucapan Netflix bahwa mereka sangat mendukung seni kebebasan berpendapat.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved