Wasekjen PKB Tanyakan Perkembangan Kasus Dirinya Dituduh PKI ke Polda Metro Jaya

Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dita Indah Sari mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Rabu (

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dita Indah Sari mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Rabu (2/1/2019). 

Semanggi, Warta Kota -- Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dita Indah Sari mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Rabu (2/1/2019).

Maksud kedatangan Dita untuk menanyakan perkembangan kasus tuduhan PKI ke dirinya oleh 25 akun media sosial, yang dilaporkannya dan kini ditangani penyidik Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya Dita melaporkan 25 akun medsos itu ke Mabes Polri karena menuduhnya PKI dan menyebarkan isu itu di medsos.

Oleh Mabes Polri, kasus dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

"Saya dapat kabar kalau pelaku yang menuduh dan menghina saya telah ditangkap oleh kepolisian. Jadi tujuan saya datang untuk menanyakan kebenarannya dan perkembangan kasus ini," kata Dita di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1/2019).

Dita mengatakan dirinya bertemua penyidik yang menangani kasus pencemaran nama baik dan undang-undang ITE itu, karena 25 akun medsos yang dilaporkamnya sudah menyebarkan informasi tidak benar tentang dirinya dan PKB.

Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dita Indah Sari mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Rabu (2/1/2019).
Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dita Indah Sari mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Rabu (2/1/2019). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Lalu hari ini penyidik juga memanggil tersangka yang sudah di BAP hari Sabtu kemarin dan sekarang mau di BAP lagi. Jadi saya ingin dengar sendiri dari penyidik bagaimana perkembangannya dan progresnya," kata Dita.

Menurut Dita, penyidik sudah memeriksa beberapa orang termasuk Rabu hari ini dan mereka sangat mungkin adalah pelaku atau pemilik akun yang dilaporkannya.

"Kalau dari keterangan polisi ada beberapa orang yang sudah dipanggil gitu," katanya.

Selain itu, kata Dita informasi yang didapatnya menyebutkan penyidik juga telah mengamankan beberapa barang bukti.

"Dari infomasi yang saya dengar sudah ada penyitaan barang bukti seperti HP. Juga ada pembelokiran akun, email dan sebagainya. Jadi kami akan lihat apakah nanti dinaikkan ke penahanan karena bukti sudah kuat dan yang bersangkutan sudah mengaku," kata Dita.

Sebelumnya Rabu 28 November 2018 lalu, Dita juga menyambangi Mapolda Metro Jaya. Ia dimintai keterangan atas kasus yang dilaporkannya mengenai tuduhan dirinya adalah PKI oleh 25 akun media sosial.

Saat itu Dita diperiksa sejak pukul 16.00 hingga 18.15 WIB. Laporan Dita ke Bareskrim Polri dan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya tercantum di nomor surat STTL/1164/XI/2018/BARESKRIM.

Dita mengatakan ia melaporkan ke 25 akun medsos itu karena sudah mencemarkan nama baiknya dan merugikan dirinya sebagai calon legislatif (caleg) PKB.

"Yang mereka lakukan sangat merugikan saya sehingga saya laporkan. Kami apresiasi kepolisian yang sudah menanggapi laporan ini. Meskipun tidak terlalu cepat, tapi ditanggapi. Kami mohon agar Polda Metro membekuk pemilik akun penyebar fitnah ini. Sebagai efek jera harus ada sanksi bagi mereka," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved