Wakil Wali Kota Bekasi Memilih Cek Longsor di Perumahan Elit Ketimbang di Permukiman Warga Kampung

Warga RT 05 RW 04 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, menyesalkan sikap Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Wakil Wali Kota Bekasi Memilih Cek Longsor di Perumahan Elit Ketimbang di Permukiman Warga Kampung
Warta Kota/Muhammad Azzam
Rumah kontrakan Suwardi (58) amblas, hanya tersisa batas belakang rumah dengan Kali Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI--- Warga RT 05 RW 04 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, menyesalkan sikap Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, lebih memilih meninjau lokasi longsor di pemukiman mewah di Kemang Pratama 1 Jalan Expres Raya, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.

Padahal wilayah Sepanjang Jaya juga mengalami pergeseran tanah yang berakibat terjadinya longsor atau tanah ambles.

"Aneh, giliran yang longsor di permukiman orang kaya langsung cepat tanggap, sampai ditinjau. Itu padahal titik longsornya masih jauh dari rumah-rumahnya. Lah kami yang di sini (Sepanjang Jaya) sudah mepet Kali Bekasi dicuekin saja," kata Suwardi (58), pemilik rumah kontrakan yang terkena tanah ambles kepada Warta Kota, Rabu (2/1/2019).

Tri Adhianto meninjau ke lokasi tanggul longsor di Perumahan Kemang Pratama 1 pada Rabu (2/1/2019).

Tri Adhianto yang di dampingi Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dicky Irawan, dan Kepala Bidang Sumber Daya Air, Yudianto, meminta jajarannya itu untuk segera menindaklanjuti laporan warga RW 22 di Kemang Pratama 1 terkait longsornya tanggul.

Sikap itu yang disesali Wardi sapaan akrab Suwardi. Ia berharap pemimpin di Kota Bekasi ini bisa meninjau langsung kondisi RT 05 RW 04 Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, yang terkenda dampak pergeseran tanah hingga tanahnya ambles.

"Kondisi ini sudah lama, saya tidak tahu dan mau ngadu ke siapa. Sudah tidak berbuat apa-apa. Masa mau nunggu korban jiwa dulu," katanya.

Wardi mengaku kejadian tanah ambles di belakang rumah kontrakannya sudah sering terjadi. Bahkan awalnya di belakang rumah kontrakan seluas 30 meter pinggir Kali Bekasi itu hanya tersisa lima meter.

"Sudah sering ambles dan sudah sering dilakukan penanggulan sementara sama saya dan pemkot setempat juga tapi tidak permanen hanya pakai karung sama batu kali disemen tetap saja longsor lagi," katanya.

Wardi mengatakanm akibat kejadian itu, tembok samping rumah kontrakannya retak dan ubin di dapur juga retak.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved