Pemilu

Prabowo-Sandi Bakal Angkat Kasus Air Keras Novel Baswedan di Debat Capres

Prabowo-Sandi mengaku telah menyiapkan sejumlah materi untuk debat perdana Calon Presiden dan wakil presiden yang akan digelar pada 17 Januari.

Prabowo-Sandi Bakal Angkat Kasus Air Keras Novel Baswedan di Debat Capres
Warta Kota
Foto Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno. 

Depok, Warta Kota. Kubu Prabowo-Sandi telah menyiapkan sejumlah materi untuk debat perdana calon presiden dan wakil presiden yang dijadwalkan 17 Januari mendatang dengan tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

Foto Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno.
Foto Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno. (Warta Kota)

Salah satunya adalah mengenai kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Sebab setelah setahun delapan bulan, pelaku penyiraman air keras yang membuat mata kiri Novel Baswedan buta, belum juga berhasil dibekuk polisi.

Menanggapi akan diangkatnya isu ini oleh salah satu kubu dalam debat capres, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengaku belum mengetahui informasi itu.

Sehingga pihaknya kata Argo belum dapat memastikan apakah akan memberi masukan atau perkembangan laporan atas penyelidikan kasus tersebut.

"Sebab saya belum terima informasinya dan bahan debat capresnya seperti apa," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1/2018).

Namun ia memastikan polisi siap memberi informasi mengenai perkembangan penyidikan kasus tersebut dan segala kendala yang dihadapi jika diminta para kubu dari setiap paslon. "Jadi info dan bahannya seperti apa belum kami terima," kata dia.

Seperti diketahui kubu Prabowo-Sandi mengaku telah menyiapkan sejumlah materi untuk debat perdana Calon Presiden dan wakil presiden yang akan digelar pada 17 Januari mendatang dengan tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.
Untuk masalah hukum, Prabowo akan menyoroti sejumlah kasus pidana yang tidak bisa diungkap oleh aparat penegak hukum. Salah satunya yakni kasus penyiraman air keras oleh Novel Baswedan.

Hal itu dikatakan Juru Bicara Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, Kamis (27/12/2018) lalu.
"Program unggulan kita bikin, akan ada perbedaan soal Novel Baswedan," kata Andre.

Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini enggan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK itu.

Sementara kubu Prabowo-Sandi kata dia adalah kebalikannya. Prabowo-Sandi berani membentuk TGPF karena kepolisian tidak mampu mengungkap dalang dibalik penyiraman yang merusak penglihatan Novel itu.
"Karena kita menganggap bahwa pemberantasan korupsi bisa dilakukan dengan baik bila penyidiknya dilindungi. Dengan kata lain bagaimana korupsi mau diberantas, apabila penyidiknya diperlakukan seperti itu," katanya.
Menurut Andre pengungkapan kasus Novel akan menjadi salah satu prioritas Prabowo-Sandi bila terpilih nanti. Hal itu sejalan dengan keinginan masyarakat yang ingin kasus Novel terungkap.
"Akan menjadi fokus kami, dan mudah-mudahan dalam 100 hari selesai," katanya.
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan jadwal Debat Capres-Cawepres di Pilpres 2019.

Debat pertama akan menghadirkan para Capres-Cawapres untuk membahas masalah Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme yang dijadwalkan digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Debat akan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi, salah satunya Kompas TV. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved