Gempa 2,8 Magnitudo di Korut, Ini Akibat Uji Coba Nuklir Terbesar pada 2017

"Gempa dianggap terjadi secara alami karena pengaruh uji coba nuklir keenam Korea Utara," kata analis geologi KMA, Woo Nam-cheol.

Gempa 2,8 Magnitudo di Korut, Ini Akibat Uji Coba Nuklir Terbesar pada 2017
Infografis: Kompas.com/Laksono Hari W (Diolah dari CNN)
SEJUMLAH Uji coba nuklir Korea Utara. Uji coba bom nuklir terakhir pada September 2017, kekuatannya melebihi bom atom di Hirosima dan Nagasaki, Jepang pada Perang Dunia II. 

GEMPA berkekuatan 2,8 magnitudo mengguncang wilayah Korea Utara (Korut) bagian timur laut, dekat lokasi uji coba nuklir, pada Rabu (2/1/2019).

Demikian laporan dari Badan Meteorologi Korea Selatan (KMA), seperti diwartakan Yonhap News. KMA mencatat, pusat gempa berada di 11 km timur dari lokasi uji coba nuklir Punggye-ri di Kilju, Provinsi Hamgyong Utara, pada pukul 07.20 waktu setempat.

Ini Dia Punggye-ri, Lokasi Uji Coba Nuklir Korut yang Misterius

Wuiih, Bom Korut 10 Kali Lebih Dahsyat dari Bom Hiroshima!

Lokasi tersebut sebelumnya dipakai sebagai uji coba nuklir Korea Utara yang keenam dan terkuat di bawah tanah pada September 2017.

"Gempa dianggap terjadi secara alami karena pengaruh uji coba nuklir keenam Korea Utara," kata analis geologi KMA, Woo Nam-cheol.

CNN melaporkan, uji coba nuklir pada September 2017 merupakan yang paling kuat dilakukan oleh kepemimpinan Kim Jong Un.

Hasil ledakan nuklir tersebut diperkirakan oleh Kementerian Pertahanan Jepang mencapai 160 kiloton.

Ledakan itu menciptakan guncangan awal berkekuatan 6,3 magnitudo, dan selanjutnya menyebabkan serangkaian gempa susulan dan runtuhnya situs uji coba.

Namun, situs tersebut sudah ditutup dengan mengundang media internasional pada upacara penutupan lokasi uji coba nuklir Punggye-ri yang digelar tahun lalu.

Berpidato di Tahun Baru, Pemimpin Korut Kim Jong Un Peringatkan AS Terkait Denuklirisasi

Kim Jong Un Ancam AS Soal Denuklirisasi, Donald Trump: Saya Nantikan Pertemuan dengan Kim

Korea Utara menghancurkan pintu masuk pada setidaknya tiga terowongan yang digunakan untuk uji coba nuklir, bangunan peninjauan, pengecoran logam, dan markas untuk tinggal.

Meski demikian, tidak ada ahli senjata independen yang hadir pada acara tersebut.

Gempa pada Rabu terjadi sehari setelah Kim Jong Un menegaskan komitmennya soal denuklirisasi dalam pidato tahunan di Tahun Baru.

Dia menegaskan, negaranya tidak akan membuat, menguji, menggunakan, atau memperbanyak senjata nuklir. (Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Uji Coba Nuklir Terkuat Korut pada 2017 Picu Gempa hingga Kini"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved