Breaking News:

Belasan Rumah Warga di Bekasi Terancam Ambruk Akibat Pergeseran Tanah

Sebanyak 13 rumah warga di bantaran Kali Bekasi, RT 05/04, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi terancam ambruk.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
Warta Kota / Muhammad Azzam
Pergeseran tanah dan longsor menghantui 13 rumah warga di bantaran Kali Bekasi, RT 005 RW 004 Kelurahan Sepanjang Jaya, kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. (Warta Kota/Muhammad Azzam) 

Sebanyak 13 rumah warga di bantaran Kali Bekasi, RT 05/04, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi terancam ambruk.

Pengamatan di lapangan dan menurut Wakasatgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Karsono, belasan rumah tersebut terancam ambruk, lantaran terjadi pergeseran tanah.

Bahkan, tanah tempat belasan rumah itu berdiri tampak retak bahkan sebagian telah longsor.

Pergeseran tanah dan longsor itu sudah terjadi saat awal tahun baru, Selasa (1/1/2019).

Tiga Korban Longsor Cisolok Sukabumi yang Ditemukan Pagi Ini Belum Teridentifikasi

Tim SAR Berhasil Evakuasi 15 Jenazah Korban Longsor Cisolok Sukabumi

Informasi ini didapatkan pihak BPBD, dari adanya laporan warga setempat.

"Karena ada laporan warga, BPBD langsung investigasi, mitigasi pendataan dan betul ada pergeseran tanah dan sedikit longsor," ujar Karsono saat dikonfirmasi, Rabu (2/1/2019).

Karsono menjelaskan, pergeseran tanah diiringi longsor ini membuat 13 rumah yang dihuni 13 Kepala Keluarga atau KK terdampak.

Tembok belasan rumah itu pun retak. Tampak lantai bagian dapur dan ruang tengah rumah para warga saat ini mencekung ke arah dalam.

"Panjangnya yang terkena dampak 50 meter, lebar kena longsoran sekitar 5 meter. Ini semua berpotensi longsor susulan, terlebih jika hujan deras nanti," ucapnya.

Longsor Cisolok Sukabumi: Terdengar Suara Gemuruh Sebelum Azan Maghrib

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Cisolok Sukabumi Bertambah

Dari laporan di lapangan, lanjut Karsono, sebagain warga mengungsi dan pindah kontrakan disebabkan khawatir terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

"Ini kita sedang selidiki dulu penyebabkan dan kita sudah laporkan ke pimpinan untuk bisa diteruskan ke pejabat terkait. Ini harus segera ditangani," jelasnya.

Karsono menerangkan, jika tak cepat tanggap menangani hal ini, dikhawatirkan kiriman air justru memperparah tanah menjadi amblas.

"Dikhawatirkan kalau ada kirimin air bisa amblas. Ini saja sudah tergerus sudah tinggal temboknya saja dan itu juga ada yang bolong. Kalau ada kiriman air ya itu bisa berpotensi longsor," ucapnya.

Yauds.co Streetwear Clothing Brand Indonesia

Berpidato di Tahun Baru, Pemimpin Korut Kim Jong Un Peringatkan AS Terkait Denuklirisasi

Karsono mengatakan, selain di Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, longsoran tanah juga terjadi di Perum Kemang 1 Jalan Expres Raya, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.

"Sama kejadiannya berbarengan, di Perum Kemang tanggul kali Bekasi hingga jalan perumahan miring dan retak sepanjang sekitar 100 meter. Kalau lama dibiarkan imbasnya ada belasan rumah dikhawatirkan terdampak," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved