Polisi Jamin Kelancaran Ibadah dengan Penjagaan Ketat Tempat Ibadah di Tangerang

Hal itu untuk memastikan, umat beragama yang melaksanakan ibadah dapat merasa nyaman karena ada jaminan rasa aman.

Polisi Jamin Kelancaran Ibadah dengan Penjagaan Ketat Tempat Ibadah di Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Penjagaan terlihat di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulawesi Selatan di Ruko Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. 
Jajaran Polresta Tangerang bersama beberapa elemen masyarakat menjaga ketat tempat ibadah gereja selama perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
Hal itu untuk memastikan, umat beragama yang melaksanakan ibadah dapat merasa nyaman karena ada jaminan rasa aman. 
Demikian disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif, Selasa (1/1/2019).
Menurut Sabilul, tidak ada organisasi atau kelompok mana pun yang berhak mengganggu apalagi membubarkan ibadah umat beragama.
Penjagaan terlihat di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulawesi Selatan di Ruko Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Penjagaan terlihat di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulawesi Selatan di Ruko Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Warta Kota/Andika Panduwinata)
Seperti tampak terlihat di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulawesi Selatan di Ruko Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Puluhan polisi dan elemen masyarakat menjaga tempat itu mulai dari saat jemaat beribadah Natal hingga ibadah akhir tahun. 
"Bila ada kelompok yang memaksa membubarkan atau mengganggu jalannya ibadah umat beragama, kami pastikan akan kami tindak tegas," kata Sabilul. 
Sabilul menerangkan, dalam pelaksanaannya, pengamanan tempat ibadah gereja dibantu Ormas Banser-Ansor dan Komunitas Gerakan Tangerang Anti Kejahatan (Gertak) serta elemen masyarakat lain.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pengamanan menunjukkan telah ada kesadarah di masyarakat untuk saling menghormati. 
"Siapa pun orang atau kelompok yang mencederai rasa toleransi, saya perintahkan untuk ditangkap," ucapnya.
Penjagaan terlihat di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulawesi Selatan di Ruko Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Penjagaan terlihat di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulawesi Selatan di Ruko Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Warta Kota/Andika Panduwinata)
Sabilul menambahkan, ia tidak ingin ada gesekkan di masyarakat berlatar sentimen agama.
Biar bagaimana pun, kata Sabilul, semua warga negara berhak beribadah sesuai dengan keyakinan yang dianut. 
Dengan alasan apa pun, lanjut Sabilul, umat beragama tidak boleh dipersekusi karena melaksanakan ibadahnya.
"Negara kita negara majemuk, tak boleh ada satu kelompok memaksakan sendiri kehendaknya dengan menekan kelompok lain," ujar Kapolres. 
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved