Menteri Keuangan Isyaratkan Suntik Dana ke BPJS Kesehatan Lagi

Membayar BPJS kesehatan agar mampu menjalankan jaminan kesehatan secara baik dan berkelanjutan," tulis Sri

Menteri Keuangan Isyaratkan Suntik Dana ke BPJS Kesehatan Lagi
(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyambut 2019 dengan menyampaikan peran penting APBN 2018. Di antaranya menambah alokasi anggaran kesehatan. Tambahan anggaran kesehatan itu dialokasikan untuk berbagai program.

Di antaranya yakni untuk membantu BPJS Kesehatan. "Kami menambah anggaran kesehatan untuk memerangi gizi buruk. Membayar BPJS kesehatan agar mampu menjalankan jaminan kesehatan secara baik dan berkelanjutan," tulis Sri Mulyani dalam akun Facebook pribadinya, Jakarta, Selasa (1/1/2019). Seperti diberitakan, BPJS Kesehatan terus menerus mengalami defisit tagihan akibat besarnya penguna program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pada 5 Desember 2018, pemerintah mengucurkan dana bantuan kepada BPJS Kesehatan yang tengah mengalami defisit keuangan.

Dana yang dikucurkan untuk tahap kedua ini senilai Rp 5,2 triliun. Sebelumnya, pada September 2018 pemerintah juga sudah mengucurkan dana bantuan tahap pertama sebesar Rp 4,9 triliun.

Selain untuk bidang kesehatan, APBN ucap Sri Mulyani, akan tetap dialokasikan untuk membangun infrastruktur hingga ke perbatasan, membantu usaha kecil menengah/koperasi dan pelaku ultra mikro, serta membantu daerah yang terdampar bencana.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sambut 2019, Sri Mulyani Bicara soal Suntikan ke BPJS Kesehatan ",

Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Erlangga Djumena

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved