Breaking News:

Ifan Seventeen Diancam Potong Leher Saat Buktikan Banjir TKA Kasar Bukan Isapan Jempol

Kedatangan mereka juga lusuh dan tidak mencerminkan sedang berdarmawisata apalagi kawasan minim fasilitas wisata.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Ilustrasi. Ifan Seventeen sedang berbincang dengan Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri disamping kedua peti jenazah Dylan Sahara dan Andi, di Bandara Halim Perdanakusuma, Halim, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) dini hari. 

"Pada saat Indonesia masih berlebihan SDM nya, masih banyak pengangguran."

"Bahkan kita masih banyak mengirimkan sodara-sodara kita buat kerja bertaruh nyawa di negeri orang."

Anak Aa Jimmy Korban Tsunami Selat Sunda Baru Berhenti Menangis Setelah Dapatkan Ini

Bencana Longsor Cisolok Sukabumi, 9 Orang Meninggal Dunia dan 34 Orang Masih Dicari

"Kenapa kita harus memasukkan tenaga kerja dari negeri lain?!" tulis Ifan pada tautan yang diunggahnya.

Tahun ini sebelum hari buruh 2018, Senin (30/4/2018), Ifan kembali memposting mengenai TKA ini.

Sekarang ia membagikan pengalamannya saat benar-benar pergi ke Morowali, Sulawesi Ternggara untuk menyelidiki apakah yang ia lihat benar.

Ini juga untuk menjawab admin @kemnaker di postingannya waktu itu kalau sebagian warga asing itu adalah wisatawan.

Berikut ini suara hati dan ulasan Ifan Seventeen setelah sebelum ini, dia menemukan banyak kejanggalan yang membuatnya sangat gelisah.

Dia juga sempat meladeni wawancara dengan sebuah televisi.

Assalamualaikum wr wb Melanjutkan postingan spontan saya di bulan Oktober 2017 which is sekitar 6 bulan yang lalu, sebenernya banyak pertanyaan yang berkecamuk di kepala saya, seperti benarkah yang saya posting?

Memprovokasikah yang saya lakukan?

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved