Gedung Pusat Oleh-oleh Khas Kota Tangerang Dibangun Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Kecamatan Benda yang strategis menjadikannya sebagai pusat bisnis menjanjikan dengan Bandara Soekarno Hatta di dalamnya.

Gedung Pusat Oleh-oleh Khas Kota Tangerang Dibangun Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tsngerang Arief R Wismansyah saat meninjau bekas Gedung SDN Rawa Bokor di Jalan Husein Sastranegara, Benda, yang rencananya akan dijadikan Pusat Oleh - oleh dan Rumah Makan Khas Kota Tangerang, Senin (31/12/2018). 

KEBERADAAN Bandara Internasional Soekarno-Hatta harus dapat dioptimalkan untuk turut mengangkat segala potensi yang ada di Kota Tangerang.

Dan salah satu cara untuk mengoptimalkan potensi tersebut adalah dengan membangun Pusat Oleh-oleh Khas Tangerang di Kelurahan Rawa Bokor, Benda yang tidak jauh dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Pemilihan lokasi Pusat Oleh-oleh di wilayah Benda tentunya bukan tanpa alasan. Kecamatan Benda yang strategis menjadikannya sebagai pusat bisnis menjanjikan dengan Bandara Soekarno Hatta di dalamnya," ujar Wali Kota Tsngerang Arief R Wismansyah saat meninjau bekas Gedung SDN Rawa Bokor di Jalan Husein Sastranegara, Benda, yang rencananya akan dijadikan Pusat Oleh - oleh dan Rumah Makan Khas Kota Tangerang, Senin (31/12/2018).

Arief berharap dengan pembangunan Pusat Oleh-oleh tersebut mampu mengangkat potensi masyarakat Kecamatan Benda dan juga Kota Tangerang.

"Masyarakat kita harus bisa memanfaatkan segala potensi itu," ucapnya.

Pada saat sidak tersebut, Arief pun lantas menginstruksikan Dinas Perkim untuk segera merenovasi bekas Gedung SDN Rawa Bokor yang telah direlokasi ke Gang Kemandoran Benda.

Untuk segera difungsikan sebagai pusat oleh - oleh khas Kota Tangerang.

"Ini dindingnya dicat hitam aja nih semua biar kayak cafe gitu," kata Arief yang saat itu juga didampingi oleh Plt Kepala Dinas Permukiman Herman Suwarman.

Selain itu, Arief menyarankan bangunan kelas yang berada di posisi depan difungsikan sebagai rumah makan khas Kota Tangerang. Terutama makanan Khas Kecamatan Benda.

"Ini yang bangunan depan nanti dijadiin Resto aja, jadi nanti gabung aja PKL bikin koperasi," ungkapnya.

Selain itu, Arief juga meminta di lokasi tersebut bisa dilengkapi dengan tempat workshop atau pelatihan gratis bagi masyarakat.

"Bangunan lantai 2 nanti buat ruang pelatihan bahasa Inggris, nanti kita bayarin dah pelatihnya tinggal bikin billboardnya di depan. Ini harus segera nih, sayang banget kalau enggak difungsikan," papar Arief. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved