Haji 2019

Arab Saudi Pastikan Tak Akan Tambah Kuota, Waiting List Calon Haji di Sulawesi Selatan 38 Tahun

Harapan antrean jamaah calon haji agar lebih singkat pupus begitu otoritas Arab Saudi memastikan tidak akan menambah kuota haji bagi Indonesia.

Arab Saudi Pastikan Tak Akan Tambah Kuota, Waiting List Calon Haji di Sulawesi Selatan 38 Tahun
Kompas.com
Ilustrasi: suasana ibadah haji di Mekkah 

Harapan antrean jamaah calon haji (JCH) agar lebih singkat pupus begitu otoritas Arab Saudi memastikan tidak akan menambah kuota berhaji bagi setiap negara di tahun 2019, termasuk dari Indonesia.

Sebagai gambaran, JCH dari Sulawesi Selatan jika ingin berhaji dan mendaftar saat ini maka harus menunggu setidaknya 38 tahun untuk bisa berangkat.

Artinya, apabila calon haji (calhaj) mendaftar pada usia 30 tahun, diperkirakan pada umur 68 tahun yang bersangkutan baru benar-benar menunaikan Rukun Islam yang kelima itu.

Waktu tunggu yang lama untuk naik haji juga terjadi di daerah lain di Indonesia, seperti Jawa Tengah dan Bengkulu.

Diperkirakan waiting list bisa mencapai 21 tahun.

Intinya, setiap daerah memiliki waktu tunggu yang tidak sebentar, setidaknya lebih dari 15 tahun.

Dengan kata lain, semakin mendaftar di usia yang uzur, maka peluang berangkat berhaji semakin tua.

Itulah mengapa calhaj Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci kerap dipenuhi oleh jamaah-jamaah lanjut usia.

Pada musim haji 2018, setidaknya 60 persen dari total kuota 221.000 calhaj adalah jamaah berusia lanjut.

Sebagai hal yang manusiawi jika semakin renta seseorang maka kian memiliki kebugaran tubuh yang menurun, belum termasuk risiko kesehatan dengan berbagai penyakit yang bisa diidap.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved