Natal dan Tahun Baru

Jelang Tahun Baru 2019 Kepulauan Seribu Sepi Wisatawan, Banyak Batalkan Pesanan Penginapan

Jumlah wisatawan Kepulauan Seribu mengalami penurunan di jelang perayaan malam tahun baru 2019.

Istimewa
Suasana Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu pada Minggu (23/12/2018) pagi. Tsunami yang terjadi di Anyer, Banten pada Sabtu (22/12/2018) malam tidak memengaruhi warga Kepulauan Seribu, bahkan wisatawan semakin ramai berdatangan ke sana pada libur panjang akhir pekan ditambah Hari Natal. 

Jumlah wisatawan Kepulauan Seribu mengalami penurunan di jelang perayaan malam tahun baru 2019.

Penurunan jumlah wisatawan Kepulauan Seribu di jelang malam tahun baru ini 2019 ini, dikarenakan cuaca buruk hingga takut dengan tsunami akibat aktifitas Anak Gunung Krakatau.

Informasi yang dihimpun Warta Kota, banyak wisatawan yang urung niat merayakan malam tahun baru bersama keluarga dan kerabat di Kepulauan Seribu.

Alhasil, para wisatawan lokal maupun asing mencabut atau batalkan pesanan penginapan yang sudah dipesannya jauh-jauh hari.

Dampaknya, sejumlah pengusaha penginapan di Kepulauan Seribu mengalami kerugian.

Hal ini dikatakan Mickey Musleh, selaku Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu

"Ya begitu lah (sepi wisatawan di Kepulauan Seribu). Banyak wisatawan yang cancel penginapan juga," jelas Mickey kepada Warta Kota, Senin (31/12/2018).

Mickey membenarkan, apabila jumlah wisatawan di Kepulauan Seribu jelang perayaan malam tahun baru 2019 mengalami penurunan drastis.

Dibenarkannya kembali, faktor cuaca buruk, aktifitas Anak gunung Krakatau hingga takut terjadi tsunami, menjadi alasan para wisatawan urung niatnya berwisata di Kepualauan Seribu.

"Memang sepiu, dikarenakan cuaca yang kurang kondusif dan lagi ada bencana tsunami Selat Sunda akibat aktifitas anak gunung Krakatau," jelasnya Mickey.

Namun Mickey, menyetujui alasan itu. Menurutnya, para wisatawan bisa mengambil sikap untuk tidak beriwisata dulu di Kepulauan Seribu

Saya ingin para wisatawan bisa mengambil sikap untuk tak berwisata ke Kepulauan Seribu. Demi keamanan dan kenyamanan bersama agar tidak memaksakan wisata ke Pulau Seribu," ucapnya.

Penulis:
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved