Malam Tahun Baru

Rayakan Malam Tahun Baru, Kelurahan Cipinang Melayu Gelar Doa Bersama Korban Tsunami Anyer

Pada malam tahun baru 2019, Kelurahan Cipinang Melayu mengelar kemah massal di Ruang Terbuka Hijau di RT 11/06 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur

Rayakan Malam Tahun Baru, Kelurahan Cipinang Melayu Gelar Doa Bersama Korban Tsunami Anyer
Warta Kota/Joko Supriyanto
Lokasi kemah massal yang dilakukan oleh Kelurahan Cipinang Melayu pada perayaan malam tahun baru, Minggu (30/12). 

MAKASAR, WARTA KOTA -- Pada malam tahun baru 2019, Kelurahan Cipinang Melayu mengelar kemah massal di Ruang Terbuka Hijau di RT 11/06 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Selain Istighosah juga akan digelar doa bersama untuk para korban tsunami anyer.

"Kami tentu perihatin dan menaruh simpati bagi warga yang terdampak tsunami. Kami juga turut medoakan nantinya agar mereka diberikan ketabahan dan petunjuk, karena bencana itu harus kita antisipasi, sehingga ini menjadi refleksi kita untuk tahun 2019 yang akan datang," kata Lurah Cipinang Melayu, Syahrul Munir, Minggu (30/12/2018).

Dikatakan, Syahrul Munir selain doa bersama juga akan digelar Dzikir bersama sekaligus beristighosah untuk merefleksikan perbuatan kita di tahun 2018 yang telah lalu.

Sehingga di tahun 2019 akan menjadikan sesuatu perubahan akan lebih baik lagi.

Selain itu, diungkapkan Syahrul ajang ini juga sebagai bentuk silahturami warga sekitar terlebih warga Kelurahan Cipinang Melayu, karena di penghujung acara akan dilakukan makan bersama serta bersalam-salaman didepan api unggun yang disediakan oleh panitia.

"Nanti ada api unggun, istighosah, dzikir bersama, dan di akhiri makan-makan bersama dan api unggun sekaligus bersilahturahmi. Intinya ini sebagai bentuk koreksi bersama di 2018 menuju 2019. Dan ini juga sebagai ajang silahturahmi dan sosialisasi kepada masyarakat serta lebih berdekatan dengan alam terbuka," ujarnya.

Menurutnya acara nanti pihaknya tidak mewajibkan untuk menyalakan kembang api, karena sesuai acaranya yaitu istighosah dan renungan, maka diperkirakan tidak ada kembang api yang di nyalakan, karena lokasinya di ruang terbuka, kembang api akan terlihat di langit.

"Tidak ada kembang api, karena kegiatan ini memang bertujuan untuk bersilahturahmi dan koreksi diri, karena lokasinya di lapangan terbuka, kembang api pun cukup terlihat, jadi tidak ada anjuran untuk itu," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved