Menpora Jawab Tidak Tahu dengan Wajah Lesu Saat KPK Nilai Penyaluran Dana Hibah Akal Bulus

Dalam keterangannya, Imam Nahrawi meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan atlet di Indonesia atas terjadinya peristiwa itu.


Menpora Jawab Tidak Tahu dengan Wajah Lesu Saat KPK Nilai Penyaluran Dana Hibah Akal Bulus
Twittter
Deputi 4 Kemenpora Mulyana, Erik Tohir sebagai Ketua KOI, Agum Gumelar sebagai Ketua KONI, Imam Nahrawi sebagai Menpora, dalam sebuah kegiatan yang dihadiri mereka. 

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, tidak mengetahui program dana hibah dari kementeriannya ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyusul dua pejabat dan satu staf Kemenpora menjadi tersangka kasus korupsi dana hibah itu.

"Itu saya juga belum tahu programnya karena belum pernah minta disposisi ke saya. Jadi belum pernah mengajukan surat ke saya," kata Menpora di Jakarta, Kamis.

Menpora mengatakan, dia akan membantu penegakan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selepas penetapan tersangka terhadap Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana, Adhi Purnomo yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora dan kawan-kawan (dkk), serta Eko Triyanto (ET) yang merupakan staf Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Kami akan membantu KPK dalam penuntasan masalah ini. Saya meminta jajaran saya dan semua keluarga besar Kemenpora agar membantu agar kasus ini betul-betul menjadi pelajaran penting bagi kita semua," kata Menpora.

Menpora mengatakan, kedatangan petugas KPK pada Kamis ke Gedung Kemenpora merupakan prosedur lembaga anti-rasuah itu.

"Kami harus menghormati karena masing-masing institusi punya prosedur yang harus dilakukan," katanya.

Menpora menambahkan, program pemusatan pelatihan nasional jelang SEA Games 2019 akan tetap berjalan pada Januari meskipun proses hukum di KPK juga berjalan.

"Cabang olahraga tidak perlu khawatir. Kami meminta pengurus cabang olahraga untuk menyiapkan rencana kegiatan pada 2019 terencana dan rapih. Itu untuk persiapan SEA Games 2019 dan Olimpiade," katanya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memberikan keterangan kepada media tentang OTT yang dilakukan oleh KPK terkait dana hibah Kemenpora ke KONI, di gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Dalam keterangannya, Imam Nahrawi meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan atlet di Indonesia atas terjadinya peristiwa itu.


Menpora, Imam Nahrawi tampak kusut meski menyatakan, tidak tahu soal dana hibah.
Menpora, Imam Nahrawi tampak kusut meski menyatakan, tidak tahu soal dana hibah. (Antara)
Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved