Kota Bekasi Usahakan APBD 2019 Tidak Defisit Alias Minus

contohnya yang diisukan defisit turbulensi anggaran atau segala macam lah, itu semua kita selesaikan sampai kita landing,"

Kota Bekasi Usahakan APBD 2019 Tidak Defisit Alias Minus
Warta Kota/Muhammad Azzam
Rahmat Effendi, u 

 Menyongsong tahun baru 2019, Pemerintah Kota Bekasi memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, salah satunya soal defisit anggaran.

Pemerintah Kota Bekasi disebut sedang mengalami defisit anggaran, meskipun dibantah Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

"Target 2019 kita, kalau dari aspek pemerintahan, kita menyelesaikan persoalan yang belum kita selesaikan, contohnya yang diisukan defisit turbulensi anggaran atau segala macam lah, itu semua kita selesaikan sampai kita landing," kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi, pada Minggu (30/12/2018).

Rahmat Effendi mengatakan pemerintah Kota Bekasi akan bekerja keras dalam membangun citra dan menepis isu persoalan defisit anggaran.

"Artinya kerja keras, kita lakukan berbagai langkah agar memaksimalkan pendapatan daerah," ucap Pepen sapaan akrban.

Pepen menjelaskan langkah pertama yang dilakukannya yakni dengan meningkatkan potensi pajak. Mulai dari rasionalisasi dari seluruh potensi ekonomi termasuk perbaikan-perbaikan zona ekonomi infrastrukturnya.

"Jadi semua potensi yang domainnya pajak, ada pajak parkir, restoran, ada pajak bumi dan bangunan kita akan tingkatkan sebagai pendapatan daerah," ungkapnya.

Politisi partai Golkar itu juga akan melakukan evaluasi kelembagaan atas kinerjanya di tahun 2018.

"Tahun 2019 nanti kelembagaan akan kita eveluasi kinerja di 2018 yang ditetapkan. Tentunya kita evaluasi tahun ini dari segi efisiensi dan kinerja. Ya baik itu ada penambahan maupun pengurangan dalam perangkat kelembagaan atau Satua Kerja Perangkat Daerah (SKPD)," jelasnya.

Pada tahun 2019 juga, lanjut Pepen pihaknya akan melakukan pencanangan sebagai tahun IT digital.

"2019 itu jadi tahun digital, digital government, bukan e-government lagi. Semua sistem pelayanan diterapkan dengan digital, mulai dari laporan hasil kerja pejabat lingkungan Pemkot atau SKPD termasuk sistem informasi dan aduan masyarakat," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved