Breaking News:

Keluarga 64 Korban Lion Air Lanjutkan Pencarian Jasad dengan Rogoh Kocek Sendiri

Mereka tergabung dalam "JT 610 Family" itu rela menggelontorkan uang pribadi mencapai Rp 132 juta untuk biaya pencarian.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 melakukan aksi di Taman Aspirasi Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018). 

Keluarga dari 64 korban pesawat Lion Air JT 610 masih berusaha mencari jasad yang belum ditemukan.

Mereka tergabung dalam "JT 610 Family" itu rela menggelontorkan uang pribadi mencapai Rp 132 juta untuk biaya pencarian.

"Sekali ke lokasi kita sekitar Rp 132 juta. Urunan dari 64 keluarga (korban yang belum diidentifikasi)," kata seorang perwakilan dari keluarga korban, Engku Bocana saat ditemui Kompas.com di Dermaga 22, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (28/12/2018).

Engku mengatakan, pencarian ini dilakukan para keluarga korban secara mandiri, tanpa bantuan dari pihak Lion Air.

Keluarga korban dapat menyumbang sesuai kemampuan tanpa paksaan.

"Patungan tidak ditentukan angkanya berapa tapi sesuai dengan kesanggupan masing-masing," jelas Engku.

Dalam melakukan pencarian, mereka menyewa sebuah kapal cepat Princess 66 untuk menyambangi lokasi jatuhnya pesawat.

Keluarga korban Lion Air lanjutkan pencarian jasad 64 korban yang belum ditemukan.
Keluarga korban Lion Air lanjutkan pencarian jasad 64 korban yang belum ditemukan. (Kompas.com)

Selain itu, melibatkan 8 orang penyelam profesional untuk membantu melakukan pencarian tersebut.

Menurut Engku, keluarga ingin membawa jasad korban untuk dimakamkan meskipun ditemukan hanya bagian tubuh yang tak utuh.

"Walaupun ketemu body parts, terus diidentifikasi di DVI, mereka kan pengin bawa ke kampung secara layak sehingga kalau ada anak cucunya makamnya di mana ada gitu yang dikasih tahu," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved