Catatan Akhir Tahun 2018

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Masih Terus Usut Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Polisi masih terus melakukan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang terjadi 11 November 2017.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Masih Terus Usut Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menggelar konferensi pers 'Akhir Tahun 2018', di Mapolda Metro Jaya, Jumat (28/12/2018). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU --- Polisi masih terus melakukan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang terjadi 11 November 2017.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menyatakan, dirinya masih terus memimpin pelaksanaan analisis dan evaluasi (anev) terkait kasus Novel Baswedan.

Hasil anev tersebut juga dilaporkan kepada instansi terkait di internal Polri.

"Para penyidik terus bekerja, saya yang memimpin langsung pelaksanaan anev. Setiap progres yang dilakukan oleh penyidik," kata Idham Azis di Mapolda Metro Jaya, Jumat (28/12/2018).

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Akui Tidak Mudah Mengungkap Kasus Novel Baswedan

"Di samping itu kita juga diawasi oleh lembaga Internal Polri baik itu Irwasum maupun di propam serta Kepala Biro Wasidik Bareskrim. Secara rutin setiap bulan kita melaksankan anev," katanya lagi.

Hasil anev juga disampaikan kepada pihak eksternal yang memantau perkembangan kasus Novel sejak tahun lalu.

"Kita selalu secara rutin menyampaikan progres, contohnya Kompolnas, Ombudsman, bahkan Komnas HAM. Beberapa opsi kita juga tawarkan untuk misalnya kepada Komnas HAM dan ombudsman," ucapnya.

"Kita sangat terbuka, kita sampai hari ini masih membuka call center untuk masyarakat kalau ada informasinya berikan kepada kami penyidik."

Kasus Novel Baswedan Diduga Jadi Bahan Kampanye Jatuhkan Jokowi

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis  juga menyampaikan bahwa kasus-kasus lain yang belum terungkap di Polda Metro Jaya dianggapnya sebagai utang kasus yang masih terus diselidiki hingga saat ini.

"Kami berkomitmen untuk terus, ini merupakan utang yang harus kita kerjakan terus. Kita juga bekerja sama terus memberikan progres kepada KPK," ujarnya.

"Bahkan kasus Novel ini kita bersama-sama dengan tim yang dibentuk oleh KPK untuk bersama-sama melakukan anev apa yang sudah kita kerjakan," kata Irjen Idham Azis.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved