Breaking News:

Kaleidoskop Kejahatan di Jakarta Pusat Sepanjang 2018, Menurun Dibanding 2017

Polres Metro Jakarta Pusat sepanjang tahun 2018 telah mengungkap sebanyak 2.241 kasus kejahatan. Angka ini cenderung menurun dibanding tahun 2017 lalu

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Rilis Akhir Tahun 2018 Polres Metro Jakarta Pusat 

Polres Metro Jakarta Pusat sepanjang tahun 2018 telah mengungkap sebanyak 2.241 kasus kejahatan. Angka ini cenderung menurun dibanding tahun 2017 lalu. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menjelaskan, secara keseluruhan, keadaan di Jakarta Pusat aman terkendali.

"Kalau dibanding tahun sebelumnya turun 11 kasus atau 16 persen. Ini berkat kerjasama dan dukungan masyarakat Jakpus bersama pihak kepolisian mampu mengelola kamtibmas," kata Roma di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (28/12).

Daerah yang rawan tindak kriminalitasnya pun dinilai juga menurun. Sedangkan aksi kejahatab yang sering terjadi didominasi oleh curat dan curas.

"Seperti daerah Johar Baru. Yang biasa terjadi tawuran, kini sudah dapat ditekan dengan baik. Sementara, yang sering terjadi aksi curat dan curas kebanyakan di wilayah Tanah Abang dan Gambir," katanya

Roma melanjutkan, pihaknya juga mampu menyelesaikan 2.104 kasus di tahun 2018. Atau turun 16 kasus dibanding tahun lalu sebesar 2.115.

Sementara, kasus narkoba mampu diungkap sebesar 208 kasus, atau turun 33 persen dibanding tahun lalu. Kasus yang menonjol antara lain pembunuhan WN China dan peredaran narkoba yang melibatkan WN Nepal.

"Ini karena satuan narkiba lebuh mengutamakan upaya pencegahan. Sosialisasi dan diskusi. Lebih banyak diarahkan kalau pengguna adalah korban. Pencegahan masif dan ruang pergerakan narkoba juga masih pantauan kami," kata Roma.

Sementara, untuk aksi unjuk rasa jumlahnya mengalami peningkatan. Pada tahun ini jumlahnya mencapai 854 kasus dibanding tahun lalu sebesar 736 kasus.

"Karena ini jelang pesta demokrasi. Seperti aksi bela tauhid, aksi buruh ditambah kegiatan masyarajat acara Reuni 212. Semua bisa terkelola dengan baik," kata Roma.

Pihaknya juga telah melakukan pengamanan dua event bertaraf internasional yakni Asian Games dan Asian Para Games yang bisa diamankan dengan baik.

"Kami juga, selama musim Liga Gojek sepak bola. Dapat kami amankan di GBK. Itu salah satu kontribusi kami juga mendukung klub kebanggan ibu kota Persija juara," tutur Roma.

Jumlah anggota yang mendapatkan reward pun dalam tahun ini mencapai 64 personel.

"Yang kami tindak secara aturan disiplin mencapai 21 kasus ini," tuturnya. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved