Breaking News:

Pariwisata

Pesona Gunung Bromo yang Selalu Sayang untuk Dilewatkan

Terlalu sayang dilewatkan jika tidak mengunjungi kawasan Taman Nasional (TN) Bromo Tengger Semeru, bila berlibur ke wilayah Jawa Timur.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Para wisatawan memanfaatkan libur Natal dan Tahun Baru 2019 dengan mengunjungi berbagai obyek wisata, di antaranya ke Gunung Bromo, Jawa Timur. 

Pasalnya, tidak saat malam Tahun Baru saja, ojek ini agak ‘nakal’ mengajak pengunjung naik ojek tersebut.

 Seperti pengalaman Wartakotalive.com yang masih ditawari ojek padahal jarak dengan pos  kurang dari 20 meter.

Untungnya sudah pernah dan mengerti bahwa jarak ke pos sudah dekat.

“Memang begitu ojek disini. Jadi harus hati-hati. Lebih baik bertanya malah sebaiknya yang menawar pemandunya saja. Karena pemandu lebih tahu jarak ke posnya sudah dekat apa masih jauh,” ujar Deny.

Begitu juga ketika naik kuda. Jangan langsung naik kuda saja. Apalagi sudah terpengaruh anak-anak yang sudah ingin naik kuda.

Sebaiknya menanyakan tarifnya dulu sebelum ‘dicekik’ tarifnya oleh pemandu kuda.

Untuk mengeliling lautan pasir sampai pura, tarifnya antara Rp 75.000 sampai Rp 100.000.

Namun, bila tidak bertanya, dan langsung naik kuda saja,  bisa jadi sang pemandu kuda akan menerapkan tarif minimal  Rp 150.000.

Kendati demikian, pesona kawasan Gunung Bromo memang memukau banyak pengunjung.

Tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegarapun banyak berkunjung ke gunung yang berada di di 4 perbatasan wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Lumajang ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved