Tsunami Pantai Anyer

Latar Belakang Lokasi Bencana Jadi Ajang Berswafoto

Solihat (40), satu di antara perempuan itu menjelaskan, alasannya melakukan swafoto di tempat bencana menjadi bukti kepada rekan-rekannya bahwa mereka

Latar Belakang Lokasi Bencana Jadi Ajang Berswafoto
theguardian.com
Gerombolan perempuan berhijab berswafoto tengah tersenyum dengan latar belakang sebuah tempat yang berantakan dan tergenang air. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA – Pesisir pantai provinsi Banten yang luluh lantak setelah diterjang tsunami pada 22 Desember 2018 kemarin ternyata menjadi daya tarik sendiri bagi beberapa orang untuk mengabadikannya dengan swafoto.

Dilansir dari Guardians, di sebuah pesisir di Banten, terlihat gerombolan perempuan berhijab yang berswafoto tengah tersenyum dengan latar belakang sebuah tempat yang berantakan dan tergenang air.

Tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung membunuh hampir 500 orang, gelombang tinggi menyapu pesisir pantai tanpa tanda-tanda sama sekali.

Solihat (40), satu di antara perempuan itu menjelaskan, alasannya melakukan swafoto di tempat bencana menjadi bukti kepada rekan-rekannya bahwa mereka benar berada di lokasi itu untuk memberikan bantuan pakaian.

“Fotonya ditaruh di Facebook sebagai bukti kalau kita ke sini dan kasih bantuan,” ucapnya.

Ditambahkan Solihat, foto dengan latar belakang kehancuran sisa bencana mendapatkan banyak “Likes” dari orang-orang, “ketika melihat foto kehancuran mereka sadar mereka sedang berada di tempat yang lebih baik. Gambar yang menunjukkan kehancuran mendapatkan Likes lebih banyak. Mungkin itu mengingatkan orang-orang untuk bersyukur,” tuturnya.

Solihat juga sempat ditanya, apakah sopan berswafoto di tempat yang mungkin saja masih terdapat jenazah yang belum ditemukan, jawabannya:

“Tergantung pada niat kita. Ketika anda swafoto untuk pamer, ya jangan lakukan itu. Tapi kalau untuk berbagi kesedihan dengan orang lain, itu ngga apa-apa,” jelasnya.

Bahrudin (40) seorang kepala serikat tani setempat beberapa kali mengatakan “kecewa” ketika ditanya tentang daerahnya yang kini tenar di sosial media.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved