Breaking News:

News

Kementrian PUPR RI Menargetkan Perbaikan Flyover Cengkareng B Selesai Dalam Delapan Hari

Flyover Cengkareng yang berada di ruas Jalan Nasional (Non Tol) Lingkar Barat akan lakukan perbaikan dan memakan waktu delapan hari.

Warta Kota
Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi meninjau flyover Cangkareng, Jakarta Barat yang dalam kondisi rawan ambruk, pada Rabu (26/12/2018), malam. Flyover Cengkareng, saat ini dalam penggantian pot bearing oleh pihak Kementrian PUPR RI. (Dok Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi) 

Warta Kota, Palmerah - Kepala Biro Komunikasi Publik Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Endra S Atmawidjaja, mengatakan, dalam rangka pemeliharaan berkala yang terjadwal, pihaknya melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Ditjen Bina Marga kini tengah melakukan perbaikan Flyover Cengkareng B, Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi meninjau flyover Cangkareng, Jakarta Barat yang dalam kondisi rawan ambruk, pada Rabu (26/12/2018), malam. Flyover Cengkareng, saat ini dalam penggantian pot bearing oleh pihak Kementrian PUPR RI. (Dok Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi)
Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi meninjau flyover Cangkareng, Jakarta Barat yang dalam kondisi rawan ambruk, pada Rabu (26/12/2018), malam. Flyover Cengkareng, saat ini dalam penggantian pot bearing oleh pihak Kementrian PUPR RI. (Dok Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi) (Warta Kota)

Flyover Cengkareng yang berada di ruas Jalan Nasional (Non Tol) Lingkar Barat akan lakukan perbaikan dan memakan waktu delapan hari.

"Butuh waktu delapan hari dan terhitung sejak Kamis (27/12/2018) dan ditargetkan rampung pada Kamis (3/1/2019)," ujarnya Endra melalui pressrilisnya.

Dikatakannya, flyover yang diperbaiki melayani lalu lintas satu arah dengan dua lajur, yaitu dari Kembangan menuju Kamal - Cengkareng. Endra menegaskan, flyover ini pun ditutup untuk sementara demi keamanan selama proses perbaikan.

"Setiap harinya flyover dilalui oleh kendaraan kecil dan truk-truk kontainer dari dan menuju kawasan industri dan pergudangan di kawasan Kamal - Cengkareng dan sekitarnya. Sementara dya lajur Flyover Cengkareng A dari arah Kamal menuju Kembangan tetap dapat dilintasi secara normal," ujarnya.

Menurutnya, flyover Cengkareng B dibangun di tahun 2008, dan selesai di tahun 2009 dengan konstruksi beton prategang (box girder continuous). Panjang bentangnya mencapai 560 meter.

"Perbaikan mencakup penggantian perletakan atau landasan (pot bearing), sambungan siar muai (expansion joint) pada pilar 4 dan pilar 11 dari keseluruhan 14 pilar," ucapnya.

Hingga saat ini pekerjaan yang dilakukan ialah perkuatan dengan pemasangan penyangganya (shoring). Untuk selanjutnya bakalan dilakukan pengangkatan (jacking) serta penggantian pot bearing, dengan pemasangan expansion joint menggunakan asphaltic.

"Secara paralel pun akan dilakukan perkerasan beton oprit flyover. Proses perbaikan dilakukan dengan mengutamakan aspek Keamanan Keselamatan Kerja (K3). Baik ke para pekerja maupun lingkungan sekitar. Terlebih ruas jalan itu merupakan jalan perkotaan dengan lalu lintas padat," ujarnya.

Hal itu, kata Endra, upaya yang dilakukan yaitu pemasangan median concrete barrier (MCB), penerangan lampu, pemasangan jaring pengaman, dan menyiagakan personil untuk membantu pengalihan arus lalu lintas ke jalan alternatif.

"Pengalihan arus lalu lintas ini dikoordinasikan oleh pihak Korps Polisi Lalu Lintas (Korlantas), Kantor Walikota Jakarta Barat, Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Badan Pengatur transportasi Jabodetabek (BPTJ)," ungkapnya.

Bagi pengendara dari arah Kembangan ke Kamal, lanjut Endra, tetap dapat menggunakan dua lajur tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan dua lajur jalan arteri untuk melintasi Jalan Daan Mogot.

"Sedangkan dari arah Kamal - Cengkareng ke Kembangan, sebanyak 6 lajur jalan dapat dilalui seluruhnya yang terdiri dari 2 lajur Flyover Cengkareng A, dua lajur tol JORR dan dua lajur jalan arteri (Non Tol) Lingkar Luar Barat," katanya.

Kementerian PUPR, kata Endra menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses perbaikan berlangsung. Dihimbau kepada pengendara untuk berhati-hati dalam berkendara dan tetap mematuhi arahan dari petugas di lapangan dan rambu-rambu yang tersedia. (BAS)

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved