Tsunami Pantai Anyer

Tsunami Pantai Anyer, Medan Jalan yang Rusak dan Hujan Deras Menyulitkan Pengiriman Bantuan

Bantuan agak sulit masuk karena medan jalan rusak dan hujan deras seminggu terakhir.

Wartakotalive.com/Max Agung Pribadi
Kondisi Kampung Tanjung Leme, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018). Mahasiswa Pecinta Alam(Mahitala) Universitas Parahiyangan (Unpar) Bandung, mengadakan bakti sosial di daerah ini. Di kampung ini ada 11 rumah rata tanah disapu tsunami dan 3 orang tewas. 

Setelah empat hari bencana tsunami di Selat Sunda, sejumlah pemukiman warga di pesisir pantai Selat Sunda masih porak poranda.

Sepanjang jalan 25 kilometer dari Sumur sampai ke pintu masuk TN Ujung Kulon, pada bagian jalan yg mendekati pantai terlihat kerusakan cukup berat pada rumah warga.

Bantuan agak sulit masuk karena medan jalan rusak dan hujan deras seminggu terakhir.

Berikut laporan pandangan mata wartawan Warta Kota, Max Agung Pribadi, yang turut serta dalam upaya mengirim bantuan logistik ke Kecamatan Sumur bersama tim dari Mahitala Unpar.

Sejak semalam saya ada di kampung Tg Leme, Kecamatan Sumur, Pandeglang untuk mendrop logistik dari kawan-kawan Mahitala Unpar.

Di kampung ini ada 11 rumah rata tanah disapu tsunami, 3 korban tewas.

Warga sempat melarikan diri saat kejadian dan mengungsi ke rumah warga di kampung Sempur yang posisinya lebih tinggi.

Bantuan agak sulit masuk karena medan jalan rusak dan hujan deras seminggu terakhir.

Kondisi Kampung Tanjung Leme,  Kecamatan Sumur,  Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018). Mahasiswa Pecinta Alam(Mahitala) Universitas Parahiyangan (Unpar) Bandung, mengadakan bakti sosial di daerah ini.  Di kampung ini ada 11 rumah rata tanah disapu tsunami dan  3 orang tewas.
Kondisi Kampung Tanjung Leme, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018). Mahasiswa Pecinta Alam(Mahitala) Universitas Parahiyangan (Unpar) Bandung, mengadakan bakti sosial di daerah ini. Di kampung ini ada 11 rumah rata tanah disapu tsunami dan 3 orang tewas. (Wartakotalive.com/Max Agung Pribadi)

Selain itu sinyal telekomunkiasi juga sulit didapat ditambah listrik yang padam.

dua hari ini hujan terus mengguyur dan tak kunjung berhenti.

Halaman
12
Penulis: Max Agung Pribadi
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved