Tsunami Pantai Anyer

Kontainer Pendingin untuk Jenazah Didatangkan ke Pandeglang

Kementerian Kesehatan hari Senin sore telah mengirimkan 1 unit kontainer pendingin untuk jenazah.

Kontainer Pendingin untuk Jenazah Didatangkan ke Pandeglang
Antaranews
Petugas Basarnas membantu di tsunami banten 

Hingga hari keempat pasca bencana Tsunami Selat Sunda, jumlah korban terus bertambah.

Dalam siaran persnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg. Widyawati, MKM, menuliskan bahwa menurut data BNPB, pada hari Selasa sore pukul 17.00, korban meninggal dunia telah mencapai 409 jiwa.

Sebanyak 299 korban ditemukan di wilayah Banten dan sisanya 110 jiwa di Provinsi Lampung.

Menurut dokter Achmad Yurianto, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, setiap jenazah yang masuk ke rumah sakit akan diidentifikasi terlebih dahulu oleh Tim DVI Polri.

Setelah teridentifikasi, jenazah dapat diserahkan ke keluarga korban. Namun proses identifikasi membutuhkan waktu dan belum tentu jenazah langsung diambil oleh keluarga.

Dampaknya dapat terjadi penumpukan jenazah di rumah sakit.

Padahal, rumah sakit daerah yang saat ini menampung jenazah korban Tsunami belum memiliki alat pendingin jenazah yang memadai.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Sonny Harry B Harmadi, menjelaskan bahwa pemerintah akan selalu memastikan penanganan korban dampak bencana dapat berjalan dengan baik.

“Ibu Menko minta agar penanganan seluruh korban dampak bencana, termasuk jenazah, harus sebaik mungkin”, jelas Sonny.

Merespons keterbatasan alat pendingin untuk jenazah di RSUD Berkah Pandeglang dan terus bertambahnya jumlah korban yang ditemukan, Kementerian Kesehatan hari Senin sore telah mengirimkan 1 unit kontainer pendingin untuk jenazah.

Halaman
12
Editor: Murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved