Tsunami Pantai Anyer

Giliran Jorge Lorenzo hingga Dani Pedrosa Berduka Atas Bencana Tsunami Selat Sunda

“Saya memberi dukungan kepada masyarakat Indonesia agar tetap kuat dan terus semangat, khususnya yang terkena dampak tsunami #Indonesia.”

Giliran Jorge Lorenzo hingga Dani Pedrosa Berduka Atas Bencana Tsunami Selat Sunda
Kompas.com
Dua pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (4 dari kiri) dan Dani Pedrosa (dua dari kiri), tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkarang, Senin (20/10/2014). Mereka akan menyapa para penggemar di Sirkuit Sentul, Selasa (21/11/2014) besok. (Foto ilustrasi) 

KABAR adanya tsunami di Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) malam terdengar hingga kepada pebalap Moto GP seperti Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Mereka memberikan ucapan belasungkawa serta memberikan semangat bagi para korban bencana tsunami.

Dalam akun Twitter resminya, para pebalap Moto GP ini menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus memberi semangat Indonesia untuk tetap kuat dan tegar.

Dalam akun resminya, pembalap dari Ducati, Jorge Lorenzo dengan menggunakan bahasa Indonesia menyampaikan belasungkawanya terhadap korban yang terkena bencana tsunami ini.

Semua belasungkawa saya untuk Indonesia. Jadilah kuat. #IndonesiaTsunami,” Cuitnya.
 

Di lain kesempatan, pembalap asal Spanyol, Marc Marquez dalam akun resminya memberikan semangat untuk korban yang terkena musibah tsunami Selat Sunda.

“Saya memberi dukungan kepada masyarakat Indonesia agar tetap kuat dan terus semangat, khususnya yang terkena dampak tsunami #Indonesia,” ungkapnya.
 

Pebalap dari Honda yang berkebangsaan Spanyol, Dani Pedrosa, dalam akun Twitter memberikan dukungannya terhadap orang-orang yang terkena musibah tsunami di Selat Sunda.

Sad news. #IndonesiaTsunami All my support to all the people affected for the tsunami,” ungkapnya.
 
Tsunami pada Sabtu (22/12) malam telah mengakibatkan sedikitnya 281 meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka dan 57 orang hilang; serta menyebabkan kerusakan 611 rumah, 69 hotel-vila, 60 warung-toko, dan 420 perahu-kapal di Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran menurut BNPB.

BNPB memperkirakan jumlah korban dan kerusakan masih akan bertambah mengingat pendataan masih terus dilakukan oleh petugas. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved