Jumat, 10 April 2026

Finalis Abang None Korban Tsunami Sempat Update Instagram Sebelum Meninggal

Finalis Abang None Jakarta Timur tahun 2017, Tya Dwi Ardianti Nugraha usia 23 tahun, menjadi korban Tsunami Selat Sunda

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Finalis Abang None Jakarta Timur tahun 2017, Tya Dwi Ardianti Nugraha usia 23 tahun, menjadi korban Tsunami Selat Sunda yang menerjang kawasan Pantai Anyer, Pandeglang, Banten 

Finalis Abang None Jakarta Timur tahun 2017, Tya Dwi Ardianti Nugraha usia 23 tahun, menjadi korban Tsunami Selat Sunda yang menerjang kawasan Pantai Anyer, Pandeglang, Banten, Sabtu (22/12/2018) malam.

Korban yang beralamat di Jalan Akalipa V Blok E5 No 9, Kemang Pratama 3 Bekasi, Tya langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kemang, Senin (24/12/2018) siang tadi.

Tya itu anak kedua dari pasangan Ade Nugraha dan Tini Kartini. Tya merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjajaran tahun 2013.

Salsa adik korban menceritakan, pada Sabtu (21/12/2018) pagi mendapat kabar ada gelombang besar terjadi di Pantai Anyer Banten. Dirinya bersama keluarga lantas panik dan segera menanyakan kabar kakanya.

Namun, sang kaka tidak kunjung membalas pesan dan memberi kabar.

Kakanya baru memberikan kabar pada pukul 20.00 malam dengan update instagram.

"Ya itu komunikasi terakhir Sabtu sekitar pukul 20.00. Saya liat dia ngepost, snapgram sunset gitu. Saya bales di IG bales dong kabarin ke group keluarga, pada khawatir tahu," ungkapnya saat ditemui di TPU Kemang, Senin (24/12/2018).

Setelah dibales snapgram instragramnya, lajut Salsa akhirnya kakaknya mengirim pesan chatting ke group keluarg.

"Dia kabarin chat group keluarga, 'eh lagi pada ngapain, ini nih baru megang HP tadi lagi sibuk banget. Ini lagi makan-makan. cuacanya cerah'," kata Tya dalam chat tersebut.

Kemudian ketika pukul 22.00 malam, dirinya dan ayahnya ingin menghubungi tetapi hilang kontak kembali. Bahkan Whatsapp ke nomor korban tidak terkirim (ceklis satu).

"Jam 10 (malam) papah dengar berita ramai tsunami, pas di WA engga terkirim centang satu. Kita kaget dan langsung cari informasi sebelum akhirnya berangkat Pantai Anyer," ungkapnya.

Sementara Dinda Bianka (23) temen korban satu fakultas yang ikut dalam prosesi pemakaman menilai korban Tya itu orang baik dan ceria.

"Tya itu orangnya baik banget, pokoknya kalau ada dia kumpul itu suasana jadi ramai periang bangat selalu bikin ketawa," ucapnya.

Dinda yang merupakan sahabat dengan Tya sejak kuliah menambahkan, ia sempat melakukan komunikasi dengan korban Tya untuk kumpul dan bertemu.

"Saya sempat WA tanya kabar Jumat (21/12/2018) kangen mau ketemu dan janjian mau ketemu Minggu tapi karena ada gathering jadi janjian hari ini. Tapi malah seperti ini," ucapnya sambil menahan isak tangis. (M18)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved