Breaking News:

Tsunami Selat Sunda

Basarnas Kekurangan Kantong Jenzah untuk Korban Tsunami

Kehabisan kantong mayat akan menghambat proses pencarian, khususnya ketika tim menemukan jenazah di lokasi bencana, kata Zenal.

Antaranews
Petugas Basarnas membantu di tsunami banten 

BADAN SAR Nasional (Basarnas) Banten  kekurangan kantong jenazah untuk mengangkut korban meninggal dunia akibat bencana gelombang tsunami di Perairan Selat Sunda.

"Kami sudah habis persedian kantong jenazah sebanyak 100 kantong," kata Kepala Basarnas Provinsi Banten Zenal saat jumpa pers di Pos Utama Bencana Tsunami di Pandeglang.

Kehabisan kantong mayat akan menghambat proses pencarian, khususnya ketika tim menemukan jenazah di lokasi bencana, kata Zenal.

Saat ini, Basarnas terus melakukan evakuasi dan banyak menemukan korban tsunami yang sudah meninggal dunia.

Gol Andros Townsend Kandidat Gol Terbaik Musim Ini

Akibat kekurangan kantong itu maka petugas kesulitan untuk mengangkut jenazah ke kendaraan ambulans atau ke puskesmas.  

"Kami minta kekurangan kantong jenazah dapat terpenuhi," katanya dikutip dari antaranews.

Menurut dia, saat ini jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Pandeglang mencapai 373 orang dan kemungkinan terus bertambah, sebab korban gelombang tsunami masih banyak yang belum ditemukan.

"Kami minta kantong jenazah bisa terbantu karena saat ini sudah tidak memiliki," katanya.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved