Tsunami Pantai Anyer

Ucapkan Selamat Hari Ibu, Jadi Kenangan Terakhir Betty Sebelum Anak dan Cucunya Meninggal

"Cucu nulis surat, karena dia kan baru belajar nulis, tulisannya gini jangan tinggalin salat biar masuk surga," ujarnya.

Ucapkan Selamat Hari Ibu, Jadi Kenangan Terakhir Betty Sebelum Anak dan Cucunya Meninggal
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kedua orangtua korban tsunami Selat Sunda Anyer saat memegang foto kedua cucu korban semasa hidup, Minggu (23/12). 

"Kemarin dia ucapin hari ibu, anak saya bilang semoga panjang umur sehat, biar sekarang anak-anaknya yang bahagiain mama. Tapi malah ninggalin mama. Katanya mau bahagiain mama tapi malam pergi semua," ujarnya sembari memeluk foto kedua cucunya semasa hidup.

Meski tak sanggup menceritakan mengenai anak dan cucunya, Ahmad Wahyudi (69) mencoba menenangkan Betty.

Wahyudi juga bercerita bahwa saat bertemu dengan kedua cucunya, ia mengaku Muhammad Ali Zaidan selalu ingin digendong.

"Tumben si anak ini minta gendong terus, dia kan hobi makan es krim minta anterin ke indomaret beli eskrim saya antar kesana. Biasanya anak ini mau jalan gitu, tapi ini minta anter, tapi hari itu ngak mau turun minta gendong terus," ucapnya.

Selain itu, juga menceritakan bahwa cucunya yang baru berusia tiga tahun tersebut baru saja belajar menulis, hingga membuat sebuah pesan yang diabadikan dalam foto yang dikirim ke Ahmad.

Dalam tulisan tersebut tertulis 'salat lima waktu agar masuk surga, kalo sudah dikubur kita akan dihitung salatnya dan yang pertama dihitung adalah amal, salat, makannya agar masuk surga salatlah lima waktu'.

"Cucu nulis surat, karena dia kan baru belajar nulis, tulisannya gini jangan tinggalin salat biar masuk surga," ujarnya.

Direncanakan korban akan dimakamkan di TPU Cipinang pada pukul 20.00 hari ini. Sementara pihak keluarga masih berharap besar cucunya Muhammad Ali Zaidan (3) segera dapat ditemukan.

Diberitakan sebelumnya bahwa pada Sabtu (22/12) terjadi gelombang tinggi yang menerjang pesisir selat sunda.

Akibat peristiwa ini mengakibat beberapa bangunan rusak hingga menyebabkan beberapa orang terluka bahkam kehilangan nyawa. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved