Tsunami Pantai Anyer

Ucapkan Selamat Hari Ibu, Jadi Kenangan Terakhir Betty Sebelum Anak dan Cucunya Meninggal

"Cucu nulis surat, karena dia kan baru belajar nulis, tulisannya gini jangan tinggalin salat biar masuk surga," ujarnya.

Ucapkan Selamat Hari Ibu, Jadi Kenangan Terakhir Betty Sebelum Anak dan Cucunya Meninggal
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kedua orangtua korban tsunami Selat Sunda Anyer saat memegang foto kedua cucu korban semasa hidup, Minggu (23/12). 

PULOGADUNG, WARTA KOTA -- Betty Misriyanti (65) orang tua korban dari Yuanita Primawati (34) nampak shock mengetahui anak dan cucunya menjadi korban dalam peristiwa tsunami Selat Sunda Anyer pada Sabtu (22/12) kemarin.

Saat ditemui di rumah duka di Cipinang Lontar RT 01/09 Pulogadung, Jakarta Timur, dirinya nampak bersimpuh di ruang tamu sembari memeluk foto semasa hidup kedua cucunya.

Air matanya pun terus mengalir, seraya tak kuat menahan kesedihan atas peristiwa ini.

Bahkan sesekali anggota keluarganya, nampak mengelus pundaknya agar menerima kenyataan ini, meski mencoba tabah, namun ia tak kuasa menahan kesedihan yang ia rasakan, hingga berulang kali melihat foto-foto kedua cucunya tersebut.

Ia mengaku sangat sedih terlebih dalam peristiwa ini anaknya Yuanita Primawati (34), dan anaknya Alya Shakila (7) ditemukan meninggal dunia pasca peristiwa tsunami tersebut, ditambah Muhammad Ali Zaidan (3) cucunya belum ditemukan, dari satu keluarga tersebut hanya Willy Siska suami Yuanita yang selamat atas kejadian tersebut.

Walau beberapa waktu lalu sempat bertemu dengan anak dan cucunya, ia mengaku tak memiliki firasat apapun, namun yang ia ingat saat itu, dirinya merasa sedih ketika akan pulang usai menjenguk anak dan cucunya tersebut.

"Firasat sih ngak ada, cuma emang Kamis lalu ketemu, pas mau pulang itu biasanya cucunya itu rewel, dan saat itu ngak, diem aja, pas pulang cuma dada-dada gitu, tanpa ngomong, dan ternyata itu pertemuan terakhir," kata Betty sembari menahan air matanya saat ditemui di Rumah Duka, Minggu (23/12/2018).

Yang di ingat Betty, saat satu keluarga tersebut berangkat pada Jumat (21/12), keesok harinya komunikasi yang dilakukan masih berjalan lancar, bahkan anaknya Nita sempat mengirimkan keceriaan kedua anaknya yang tengah bermain pasir di pinggir pantai tempat mereka mengikuti gatheting PLN di Tanjung Lesung.

Bahkan yang masih tergiang diingatanya, yaitu bertepatan pada hari Ibu (22/12) anaknya Yuanita dan cucunya sempat memberikan ucapan selamat hari melalui sambungan telepon.

Di saat itu lah moment-moment dirinya mendenger suara anaknya dan keceriaan cucunya.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved