Tsunami Pantai Anyer

Puskesmas Jadi Pengungsian Korban Tsunami Anyer

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, mendirikan posko-posko

Puskesmas Jadi Pengungsian Korban Tsunami Anyer
Warta Kota
Gubernur Banten, Wahidin Halim dan korban tsunami 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, mendirikan posko-posko penanggulangan bencana di sekitar lokasi wilayah yang dilanda bencana tsunami. Selanjutnya, BPBD mengirimkan korban ke sarana kesehatan atau puskesmas terdekat.

Ada juga beberapa Markas Komando Rayon Militer (Koramil) yang disulap menjadi lokasi penampungan dan pengobatan korban bencana. "Beberapa puskesmas saat ini menjadi tempat penampungan dan pengobatan korban bencana tsunami," ujar Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Di Kabupaten Pandeglang yaitu Puskesmas Sumur, Puskesmas Ciguelis, Puskesmas Cibaliung, Puskesmas Panimbang, Puskesmas Labuan, Puskesmas Carita, Puskesmas Jiput, Puskesmas Menes, dan Puskesmas Mandalawangi. Untuk Kabupaten Serang di antaranya Puskesmas Cinangka, dan Koramil Cinangka.

Korban yang berada di wilayah Tanjung Lesung dan Sumur ditampung di Puskesmas Cigeulis, Puskesmas Cibaliung, Puskemas Sumur, dan Puskesmas Panimbang. Korban dari wilayah Carita dan Labuan, ditampung di Puskesmas Jiput, Puskesmas Labuan, Puskesmas Carita, Puskesmas Mandalawangi dan Puskesmas Menes.

Sedangkan, korban yang berasal di wilayah Anyer ditampung di Puskesmas Cinangka, dan Koramil Cinangka. Apabila tidak tertangani dirujuk ke RSUD Cilegon dan RS Krakatau Medika Cilegon. Dan, korban bencana yang berada di pulau Sangiang ditampung di RS Krakatau Medika Cilegon.

"Untuk para korban yang memerlukan penanganan khusus dengan luka yang cukup berat, korban di bawa dari wilayah Kabupaten Pandeglang dirujuk ke RSUD Berkah," ucapnya.

Bila tidak bisa tertangani segera dirujuk RSUD Banten di Kota Serang, RSUD Drajat Prawiranegara di Kota Serang dan RS Sari Asih di Kota Serang. Sedangkan, dari Anyer langsung dirujuk ke RSUD Drajat Prawiranegara di Kota Serang.

"Sampai saat ini ada 6 korban berada di RS Sari Asih, RSUD Banten sebanyak 15 korban dan 1 orang meninggal dunia, RS Krakatau Medika Cilegon sebanyak 18 pasien, RS Drajat Kabupaten Serang sebanyak 42 pasien dan 6 Jenazah, RSUD Cilegon 1 korban, dan RS Medika BSD 4 korban dan 30 korban sedang dalam perjalanan," kata pria yang akrab disapa WH itu.

Ia menjelaskan untuk penanganan korban Pemprov Banten sudah menerjunkan puluhan tim medis ke lokasi bencana. Selain dokter yang ada di Kabupaten Pandeglang dan kabupaten Serang, Dinas Kesehatan Provinsi Banten mendapatkan bantuan tenaga medis dan dokter dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan kota Tangerang Selatan, antara lain dari Tim RSU Kab Tangerang, Tim RS Sari Asih Serang, Tim Rs Krakatau, Tim RSU Kota Tangerang, Tim RSUD Malingping, Tim 119 kota tangerang, dan Tim 119 kota Cilegon.

"Sampai saat ini, bantuan tim medis terus berdatangan dari pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Saya memerintahkan aparatur Pemprov Banten untuk benar-benar mempersiapkan penanggulangan bencana ini secara cepat," kata Gubernur. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved