Breaking News:

Petugas BPRD DKI Door to Door Tagih Pajak ke Penunggak Pajak

BPRD DKI Jakarta mengerahkan lebih dari 700 petugas untuk mengejar para penunggak pajak dengan sistem door to door, dan penindakan langsung

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sejumlah petugas Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta melakukan kegiatan door to door ke sebuah rumah penunggak pajak, Aliyah, di Jalan Karya Barat IV, RT 09/03, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (23/12). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan

GROGOL, WARTA KOTA -- Petugas Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta melakukan kegiatan door to door ke sebuah rumah penunggak pajak, Aliyah, di Jalan Karya Barat IV, RT 09/03, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (23/12).

Rumah Aliyah dan Andi, suaminya itu cukup kontras dengan mobil Porsche. Rumah dua lantai yang berada di gang kecil itu berbentuk semi permanen. Pada saat petugas menyambangi rumah yang tertutup rapat, tidak terlihat ada kehidupan.

Kepala Unit Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, Eling Hartono mengatakan Aliya menunggak pajak mobil Porshe senilai Rp 28.290.000 sejak 13 Desember 2018 lalu.

Selain Aliyah, sang suami juga diketahui tercatat memiliki mobil mewah Jaguar. Hanya saja saat ini Andi telah membayar pajak mobil Jaguar tersebut yang ternyata merupakan tangan kedua dari orang lain.

“Makanya kita harus ketemu dulu untuk memastikan apakah itu mobil memang milik dia atau bukan,” ucap Eling.

Plt Kepala BPRD Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan Aliyah diketahui telah pergi sehari sebelumnya.

Alamat Aliyah dan Andi didapat setelah dilakukan penyisiran melalui BPKB dan STNK dari database BPRD.

“Kami tidak akan menyerah. Kami akan terus mendatangi rumahnya penunggak pajak,” tutur Faizal.

Faizal menegaskan pihaknya mengerahkan lebih dari 700 petugas untuk mengejar para penunggak pajak dengan sistem door to door, dan penindakan langsung di seluruh wilayah di DKI Jakarta.

“Ada 780 petugas yang kami sebar di enam wilayah Jakarta. Kami melakukan door to door demi menyisir wajib pajak,” katanya.

Faizal berpesan kepada masyarakat dengan penambahan waktu pemutihan sanksi pajak hingga 31 Desember 2018 mendatang.

Pihaknya berharap para penunggak pajak mau membayar pajak kendaraan dan bangunannya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved