Minggu, 12 April 2026

Tsunami Pantai Anyer

Peneliti dari Luar Negeri Tertarik Pelajari Tsunami Selat Sunda

Peristiwa gelombang tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam dinilai sebagai fenomena unik.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Andika Panduwinata
Evakuasi korban tsunami di sekitar Pantai Anyer, Minggu (23/12/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan

PADEMANGAN, WARTA KOTA -- Peristiwa gelombang tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam dinilai sebagai fenomena unik.

Alhasil banyak peneliti dari luar negeri yanh tertarik untuk mempelajari fenomena tersebut.

Peneliti Bidang Geofisika Laut Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2O LIPI), Nugroho Dwi Hananto, mengatakan tsunami yang terjadi di Selat Sunda mengundang perhatian ilmuwan dunia.

“Tentunya ada beberapa peneliti menyatakan ketertarikan mereka untuk melihat fenomena ini,” kata Nugroho, Minggu (23/12).

Bahkan ada beberapa rekan sesama peneliti yang menghubunginya menyatakan ketertarikan mereka meneliti fenomena tersebut.

Hanya saja, ada aturan khusus bagi peneliti luar negeri yang ingin melakukan penelitian di Indonesia.

“Namun demikian kalau melakukan penelitian di Indonesia kita ada mekanisme yang harus ditempuh melewati proses perizinan di Kementerian Ristekdikti,” katanya.

Beberapa peneliti yang mempunyai ketertarikan untuk mengetahui penyebab tsunami di Selat Sunda tidak hanya berasal dari negeri tetangga saja bahkan hingga ke negara di ujung dunia.

“Ada dari Amerika Serikat, dari India, dari Singapura. Mereka sangat berminat melihat sejauh mana bagaimana ini bisa terjadi. Karena ini kan dampaknya implikasinya bisa luas,” katanya. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved