Kota Tangerang Hadirkan Kampung Olahraga

Keberadaan Kampung Olahraga ini salah satu bagian dari Program Kampung Kita yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Kota Tangerang Hadirkan Kampung Olahraga
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah meresmikan Kampung Olahraga pada Minggu (23/12/2018). Kampung Olahraga ini lokasinya berafa di RW 10 Jalan Cemara 1 Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. (Warta Kota/Warta Kota/Andika Panduwinata) 

WALI Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah meresmikan Kampung Olahraga pada Minggu (23/12/2018). Kampung Olahraga ini lokasinya berafa di RW 10 Jalan Cemara 1 Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Keberadaan Kampung Olahraga ini salah satu bagian dari Program Kampung Kita yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Melalui Program Kampung Kita diharapkan kepedulian masyarakat untuk mengangkat dan mengoptimalkan potensinya wilayahnya bisa semakin meningkat.

"Sudah ada lapangan futsal dan kedepan akan dibuat taman buat interaksi dan olahraga. Nanti kita bikinin jogging track keliling taman," ujarnya.

"Tamannya nanti saya bikin supaya berfungsi buat interaksi dan olahraga, nanti saya evaluasi tamannya biar berfungsi sebagaimana mestinya," sambung Arief  dalam kata sambutannya.

Arief juga berharap ruang-ruang terbuka yang berada di kampung-kampung lain juga bisa menjadi ruang interaksi sehingga masyarakat harus merawatnya dengan baik.

"Nanti kalau sudah dibangun dan dirapikan harus dirawat dan ditata. Kalo bisa tuh kaya Taman Gajah Tunggal dan taman yang lain, kan rapi tuh terawat," ucapnya.

Sebelumnya, Arief juga melihat sejumlah saluran air dan taman yang berada tidak jauh dari lokasi acara.

Ia meminta Lurah dan Camat Cibodas agar taman dan saluran air dapat ditata dengan baik dan dijaga kebersihannya.

"Ini coba tuh sampahnya berserakan, yang punya warung bersihin nih," kata Arief sambil mengambil pengki dan memunguti sampah.

"Ayo dek, bantuin pungutin sampahnya jangan buang sembarangan," ajak Wali Kota kepada anak-anak kecil untuk buang sampah pada tempatnya.

Saat melihat saluran air yang tertutup rapat, Arief mengimbau untuk tidak diplester. Sehingga mudah saat dibersihkan.

"Ini saluran ditutup beton tapi rapat begini, diplester lagi emang bisa nih bukanya. Jangan diplester gini biar bisa ngangkatnya kalau salurannya mau dibersihin," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved