Hari Ibu

Momen Hari Ibu, Ini Perjuangan Meisya Siregar untuk Sang Suami

HARI Ibu menjadi sebuah momentum, bagaimana setiap orang menghargai semua perjuangannya yang telah dilakukan untuk keluarga.

Momen Hari Ibu, Ini Perjuangan Meisya Siregar untuk Sang Suami
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Meisya Siregar di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum lama ini. 

HARI Ibu menjadi sebuah momentum, bagaimana setiap orang menghargai semua perjuangannya yang telah dilakukan untuk keluarga.

Selain sebuah bentuk momentum penghargaan, Hari Ibu juga dijadikan momen bagi ibu-ibu, untuk tetap menunjukan kasih sayangnya kepada suami dan juga anak-anaknya.

Meisya Siregar di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Meisya Siregar di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum lama ini. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sama seperti bintang film dan sinetron Meisya Siregar (39) yang ingin menunjuikan kasih sayang kepada keluarga, khususnya sang suami dalam momen hari ibu.

Meisya Siregar mengaku dirinya berjuang untuk menguruskan berat badannya, agar sang suami, Bebi Romeo (44) tetap menyayangi dirinya seutuhnya.

"Walaupun sudah bersuami dan punya anak, aku tuh terus menjaga tubuh aku biar ideal. Ya selain untuk kesehatan, pastinya bonusnya untuk tetap tampil cantik di depan suami," kata Meisya Siregar kepada Warta Kota, ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Selain untuk menjaga keharmonisan keluarga, memiliki tubuh yang kurus dan ideal dilakukan Meisya untuk merubah pola hidupnya menjadi pola hidup sehat.

Anies Baswedan: Hari Ibu Kesempatan Kita Sampaikan Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih

Karena usianya yang hampir kepala empat itu, Meisya sudah memikirkan kondisi tubuhnya jika tidak dijaga akan diserang berbagai macam penyakit.

"Buat badan kurus atau ideal ya lebih ke kesehatan sih. Karena, metabolisme udah mulai melambat, jadi enggak semudah kayak dulu aku ngurusin badan. Cuma ngurangin makan doang terus kurus, enggak kayak gitu lagi," ucapnya.

Kendati demikian, ibu tiga anak itu tidak menampik bahwa untuk menurunkan berat badannya, tidak hanya mengurangi porsi makan saja. Akan tetapi, harus diseimbangi dengan olahraga.

"Sekarang tuh udah berasa bertambah umur makin sulit kan, aku pikir memang jalan satu satunya harus disiplin olahraga, seminggu tiga kali. Aku pengen olahraga jd lifestyle aku gitu loh," jelasnya.

Meisya Siregar di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Meisya Siregar di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum lama ini. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Di luar dari itu gak cuma urusan fisik aja sih, tapi pengen ke mentally, aduh kepala empat loh, sesuatu fase angka keramat dari 30an, sekarang udah masuk 40," tambahnya.

Saat ini, berat badan Meisya sudah mencapai 52 kg. Ia harus menurunkan berat badannya hingga di bawah atau stabil dari 50 kg, agar dirinya memiliki berat badan yang ideal.

"Jadi mungkin lebih ke refleksi dan perubahan dalam diri aku secara personal, menjadi lebih baik lagi. Ya kondisi fisik dan usia yang membuat aku harus punya gaya hidup sehat," ujar Meisya Siregar

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved