Hari Ibu

Ini Cikal Bakal Hari Ibu, Perjuangan Perempuan Indonesia Melalui Kongres Perempuan

PEREMPUAN memiliki peran penting dalam kehidupan. Pada era penjajahan, perempuan Indonesia tak dihargai dan tidak mendapatkan haknya dengan baik.

Ini Cikal Bakal Hari Ibu, Perjuangan Perempuan Indonesia Melalui Kongres Perempuan
Istimewa
"KONGRES Perempoean Indonesia III" pada 22-27 Juli 1938 di Bandung. Pada kongres ketiga inilah diputuskan bahwa untuk menghargai jasa-jasa tentang perempuan setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. 

Berawal dari kongres itulah, akhirnya peran perempuan mulai mewarnai pergerakan Indonesia. Mereka mempunyai wadah resmi untuk menyuarakan pendapat dan haknya.

Setelah kongres pertama, juga dilakukan Kongres ke II dan ke III. Momen yang paling berkesan adalah ketika dilaksanakannya Kongres ke III pada 22 sampai 27 Juli 1938 di Bandung.

Berawal dari situlah, diputuskan untuk menghargai jasa-jasa tentang perempuan setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu.

Pernyataan dari Kongres yang ini menjadikan Presiden Soekarno mengukuhkan secara resmi dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 136 Tahun 1959 bahwa Hari Ibu sebagai Hari Nasional.

Sejak saat itu dan sampai hari ini, setiap 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. (Aswab Nanda Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kongres Perempuan, Upaya Memperbaiki Nasib yang Jadi Cikal Bakal Hari Ibu"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved