Bak Polisi, Begini Cara Anggota Pokdar Kamtibmas Kelapa Gading Ini Temukan Pelaku Pembuang Bayi

Dengan melakukan sebuah pendekatan, pelaku pun akhirnya mengakui perbuatan membuang bayi yang baru dilahirkan itu.

Bak Polisi, Begini Cara Anggota Pokdar Kamtibmas Kelapa Gading Ini Temukan Pelaku Pembuang Bayi
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Sri Rahayu (41), petugas keamanan di lingkungan RW 12 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendapat piagam penghargaan dari Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga. 

SRI Rahayu (41), petugas keamanan di lingkungan RW 12 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendapat piagam penghargaan dari Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga.

Ayu, demikian biasa disapa, dianggap berperan aktif membantu pengungkapan kasus penemuan bayi yang terjadi di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Setelah mendapat informasi adanya penemuan bayi di lingkungan itu, beberapa hari kemudian Ayu langsung bergerak cepat mendata asisten rumah tangga di sekitar lokasi.

Bantu Ungkap Kasus Pembuangan Bayi, Anggota Pokdar Kamtibmas Kelapa Gading Ini Diganjar Penghargaan

“Ayu data asisten rumah tangga, sama kosan, sama KTP. Ayu suruh keluar satu per satu, bukan majikannya yang keluar, tapi asisten sendiri. Makanya saya lihat ada asisten satu, badannya lain,” katanya, Sabtu (22/12/2018).

Asisten rumah tangga bernama Erma itu pun langsung dibawa untuk dilakukan interogasi mendalam. Dengan melakukan sebuah pendekatan, pelaku pun akhirnya mengakui perbuatan membuang bayi yang baru dilahirkan itu.

“Saya ajak keluar, saya ajak menyingkir, tanpa ada satu orang lah. Diam-diam saya rekam terus ngaku (perbuatannya),” ujar wanita yang sudah 21 tahun menekuni profesi petugas keamanan itu.

Kesaksian Warga: Massa yang Marah Merusak dan Bakar Polsek Ciracas, Termasuk Gudang Senjata

“Saya lihat postur tubuhnya itu seperti orang habis melahirkan, menyusui, terus saya tanya ‘kamu habis menyusui?’ Iya, anak kamu di mana? Anak saya di kampung. Enggak mungkin, anak kamu pasti itu’, langsung nangis,” bebernya.

Pelaku yang bekerja di rumah yang berada persis di samping tempat penemuan bayi itu, diketahui baru bekerja sekitar 6-7 bulan. Sedangkan Ayu yang sudah dua tahun bertugas di tempat itu, tidak mengenal sosok sang pelaku.

Peristiwa penemuan bayi itu terjadi di depan sebuah rumah di Jalan Kelapa Lilin Timur Blok NI 1 RT 29/RW 12, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (28/11/2018) sekitar pukul 05.30 WIB.

Ketika itu bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh anak pemilik rumah. Bayi yang ditemukan dalam keadaan hidup itu sempat menjalani perawatan di sebuah klinik. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved