Pakar CSR Apresiasi Fokus Rumah Sakit Siloam Melayani Pasien BPJS Kesehatan

EKSPANSI unit usaha Grup Lippo di bidang kesehatan melalui Rumah Sakit Siloam dengan mengakomodasi BPJS diapresiasi pakar CSR.

Pakar CSR Apresiasi Fokus Rumah Sakit Siloam Melayani Pasien BPJS Kesehatan
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat meresmikan RS Siloam yang berada di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (24/10) pagi. 

EKSPANSI unit usaha Grup Lippo di bidang kesehatan melalui Rumah Sakit Siloam dalam menyediakan layanan kesehatan yang mengakomodasi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diapresiasi pakar Corporate Social Responsibility (CSR) Thendri Supriatno.

Thendri Supriatno mengatakan ketika perusahaan berbisnis dengan baik dan sekaligus memberikan perhatian pada lingkungan maka akan berdampak baik bagi lingkungan maupun bisnis perusahaan itu sendiri.

“Kemajuan ekonomi Indonesia belakangan ini tidak lepas dari dunia usaha yang memiliki bisnis di bidang-bidang yang membantu kemajuan pemerintah. Salah satunya adalah Grup Lippo yang dikenal dengan jaringan Rumah Sakit Siloam,” tutur Thendri.

Ketua Umum Corporate Forum For Community Development (CFCF) ini mengatakan bahwa minat dunia bisnis dalam membantu melakukan berbagai perbaikan pada masyarakat baik melalui program-program bisnisnya maupun program CSR sudah sangat baik.

“Perusahaan yang melakukan bisnis untuk membawa perbaikan bagi lingkungan sangat baik. Dia juga menegaskan, perusahaan yang mendedikasikan pada sumber energi hijau, perusahaan yang memproduksi plastik ramah ligkungan atau perusahaan yang berupaya menyediakan layanan rumah sakit yang bagus dan memadai bagi publik menurutnya hal tersebut adalah perusahaan yang luar biasa,” tambah Thendri.

Dia melanjutkan, bisnis rumah sakit adalah bisnis dibidang Kemanusiaan yang sangat bagus. "Indonesia masih butuh banyak rumah sakit yang canggih, agar devisa kita tidak lari ke Malaysia ataupun Singapura," ujarnya. “Selain itu, bisnis rumah sakit juga bagus, karena membantu pemerintah untuk dapat memenuhi kebutuhan fasilitas ksehatan,” tambahnya.

Sebagai gambaran, saat ini ada 35 rumah sakit milik Rumah Sakit Siloam yang memberikan layanan terhadap peserta BPJS Kesehatan dengan standar layanan yang tinggi. 35 Rumah sakit tersebut tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

Selain jaringan Rumah Sakit Siloam, Lippo Group juga mengembangkan jaringan Siloam Clinic yang menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) BPJS Kesehatan. Hingga saat ini sudah ada 21 Siloam Clinic yang tersebar di berbagai lokasi. BPJS Kesehatan sendiri menargetkan bisa menambah 1508 FKTP pada tahun 2018 dan Lippo Group melalui Siloam Clinic ikut mengambil peran untuk mendukung layanan BPJS Kesehatan.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved