Breaking News:

Liga 1

Kuncoro Bantah Inginkan Posisi Milan Petrovic

Dengan tegas, Kuncoro yang berasal dari Gondanglegi, Kabupaten Malang itu mengatakan tidak mau menjadi pelatih kepala untuk musim depan.

Editor: Dewi Pratiwi
Wearemania
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro 

KUNCORO menepis anggapan sebagian Aremania yang menyebut dirinya menginginkan jabatan sebagai pelatih kepala Arema FC setelah lengsernya Milan Petrovic.

Dengan tegas, pelatih asal Gondanglegi, Kabupaten Malang itu mengatakan tidak mau menjadi pelatih kepala untuk musim depan.

Usai membeber perannya yang menggantikan Milan Petrovic sebagai pelatih secara teknis di tengah musim Liga 1 2018 lalu, cibiran dan omongan miring dari segelintir Aremania sempat menghampirinya. Bahkan, ada yang bilang Kuncoro menginginkan posisi tersebut.

"Saya sama sekali tidak menginginkan posisi pelatih kepala, meskipun manajemen Arema meminta, musim kemarin itu cuma karena panggilan jiwa saja untuk menyelamatkan Arema dari degradasi," ujar Kuncoro dikutip dari wearemania.

Panggilan jiwa itulah yang membuatnya menghandle tim Arema ketika manajemen memutuskan 'melengserkan' Milan sebagai pelatih kepala usai timnya ditahan imbang Borneo FC 2-2 di kandang sendiri.

Bhayangkara FC Kembali ke Stadion Patriot

Kuncoro mengaku terpanggil melihat posisi Arema yang kala itu berada di papan bawah dan sempat terpuruk di zona degradasi.

"Kalau untuk musim depan tidak lah, ilmu saya masih jauh untuk menjadi pelatih kepala, bukan masalah tidak percaya diri atau bagaimana, tapi saat ini lisensi kepelatihan saya masih B AFC, tidak memenuhi syarat," imbuhnya.

Dengan status pelatih defacto di lapangan (meskipun masih tertulis Milan sebagai pelatih kepala Arema), Kuncoro sukses membawa Arema finish di posisi keenam di klasemen akhir Liga 1 2018.

Namun, Kuncoro ogah mengakui jika hasil itu karena sentuhannya semata, melainkan kerja seluruh komponen tim, termasuk Milan.

"Lebih baik Arema dipegang oleh pelatih kepala yang berpengalaman, pelatih yang benar-benar tahu Arema, biar saya berada di belakang saja, memberi saran dan masukan untuk pelatih kepala," pungkas pelatih 45 tahun itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved