BNN Musnahkan Barang Bukti Narkoba Modus Pengiriman Paket, Diselundupkan Lewat Malaysia

Badan Narkotika Nasional atau BNN memusnahkan barang bukti narkoba yang bermodus pengiriman paket.

BNN Musnahkan Barang Bukti Narkoba Modus Pengiriman Paket, Diselundupkan Lewat Malaysia
Warta Kota/Rangga Baskoro
Badan Narkotika Nasional atau BNN memusnahkan barang bukti narkoba yang bermodus pengiriman paket. Barang bukti narkoba tersebut berasal dari dua kasus yang diungkap selama bulan Oktober dan Desember 2018. 

WARTA KOTA, KRAMATJATI--- Badan Narkotika Nasional atau BNN memusnahkan barang bukti narkoba yang bermodus pengiriman paket.

Barang bukti narkoba tersebut berasal dari dua kasus yang diungkap selama bulan Oktober dan Desember 2018.

"Total ada 15.355 butir ekstasi dan 24.672 butir pil PCC kami musnahkan hari ini," kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko di kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (21/12/2018).

Heru mengatakan, pengungkapan kasus pertama terjadi pada tanggal 24 Oktober 2018 lalu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

"Kami bekerja sama dengan Avsec Bandara Soekarno-Hatta mencurigai paket kiriman kargo asal Jakarta tujuan Palangkaraya," kata Heru.

Dari temuan ini, petugas menemukan 24 bungkus plastik bening berisi 24.792 butir PCC yang dimasukan ke dalam sebuah kardus berwarna cokelat.

"Sampai saat ini, petugas kami masih melakukan pengejar terhadap orang berinisial A yang diduga akan menerima paket tersebut," kata Heru.

Kemudian, ungkap kasus kedua terjadi di dua tempat yang berbeda, yaitu Jakarta pada tanggal 2 Desember dan Surabaya pada Kamis (6/12/2018).

Heru mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari informasi akan adanya penyeludupan ekstasi asal Belanda melalui Port Klang Malaysia menuju Tanjung Pinang.

Kemudian, dari Tanjung Pinang, para tersangka membawa narkotika tersebut menuju Surabaya menggunakan Kapal Umsini.

"Saat kapal bersandar di Tanjung Priok, petugas kami melakukan penangkapan dan berhasil meringkus tiga orang tersangka beserta barang bukti 15.410 butir ekstasi yang dikemas dalam 11 bungkus plastik," kata Heru.

Ketiga orang itu berinisial SP, FM, dan AS. Heru menerangkan, untuk mengelabui petugas, para tersangka menempelkan sebagian bungkus berisi ekstasi di tubuh salah satu tersangka dengan menggunakan korset. Sementara sisanya dimasukkan ke dalam tas.

"Kami juga melakukan controlled delivery ke Surabaya dan berhasil mengamankan IWS yang diduga sebagai kurir," ujar Heru.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatnnya, keempat orang tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Petugas Sidak BNNP DKI ke Sekolah dan Tempat Hiburan Temukan Ratusan Pengguna Narkoba

BNN Tangkap 20 Anggota Polri yang Terlibat Sindikat Narkoba

BNN Kritik Belanda dan Jerman, Katanya Sahabat tapi Tak Mau Kerja Sama Berantas Peredaran Narkoba

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved