310 Badan Usaha di Jakarta Utara Menunggak BPJS Kesehatan

310 badan usaha di Jakarta Utara yang menaungi Peserta Penerima Upah memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara per November 2018.

310 Badan Usaha di Jakarta Utara Menunggak BPJS Kesehatan
istimewa
BPJS Kesehatan 

SEBANYAK 310 Badan Usaha (BU) di wilayah Jakarta Utara yang menaungi Peserta Penerima Upah (PPU) memiliki tunggakan tagihan iuran BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara per November 2018.

Sementara itu sebanyak 28 ribu PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) di wilayah Jakarta Utara memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan dengan jumlah tunggakan mencapai angka Rp 23,1 miliar.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara, Dian Sri Rahayu mengungkapkan pihaknya sedang melakukan sosialisasi terkait badan usaha yang memiliki tunggakan.

“Dari data yang kami miliki, ada 310 Badan Usaha dengan total tagihan sebesar Rp 2.788.082.952. Kami sudah mengirimkan surat teguran dan berencana akan melakukan kunjungan langsung ke Badan Usaha tersebut,” ujar Dian Sri, Jumat (21/12/2018).

Untuk itu pihaknya sedang melakukan berbagai metode alternatif untuk membuat badan usaha yang menunggak, melunasi tagihan.

Beberapa metode tradisional seperti email blast, telekolekting, dan surat tagihan tetap dilakukan.

“Apabila setelah dilakukan kunjungan ke badan usaha mereka tetap tidak beritikad baik membayar tunggakan maka akan diserahkan ke bidang kepatuhan untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Tunggakan iuran menjadi salah satu penyebab defisitnya BPJS Kesehatan.

Alhasil, tagihan klaim ke pihak rumah sakit tersendat dan ketersediaan obat yang bisa ditebus dengan BPJS Kesehatan semakin minim. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved