Rabu, 8 April 2026

VIDEO: Upacara Sertijab Komandan Distrik Militer Kota Depok

Setelah resmi diganti sebagai Dandim Depok, Letkol Inf RM Iskandarmanto akan bertugas sebagai Pabandya-3/Binapintel Spaban I/Ren Spamad di Mabes TNI

Penulis: Budi Sam Law Malau |

Depok, Warta Kota -- Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok yang selama ini dijabat Letkol Inf RM Iskandarmanto, secara resmi telah diserahterimakan kepada Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar, yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandyaminitel Sintel Kodam Jaya, dalam acara Tradisi Korps Perwira dan Upacara Serah Terima Jabatan di Makodim Jakarta Timur, Kamis (20/12/2018).

Serah terima jabatan (sertijab) dilakukan Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun dengan dihadiri sejumlah perwira terkait.

Setelah resmi diganti sebagai Dandim Depok, Letkol Inf RM Iskandarmanto akan bertugas sebagai Pabandya-3/Binapintel Spaban I/Ren Spamad di Mabes TNI AD.

Usai serah terima, acara lepas sambut antara Dandim lama dan Dandim yang baru Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar, digelar di Makodim Depok, di Jalan Pramuka, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis.

Selain sertijab Dandim Depok, juga digelar bersamaan sertijab Dandim 0509/Kab Bekasi yang sebelumnya dijabat Letkol Arh Henri Yudi Setiawan kini dijabat Letkol Arh Jimmy Hutapea.

Jimmy Hutapea sebelumnya merupakan Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY/1/F Kodam Jaya/Jayakarta.

Sementara itu Letkol Arh Henri Yudi Setiawan selanjutnya akan bertugas sebagai Pabandiya-3/Jian Org Kowil dan Sisrendal Binter Spaban II/Puanter Sterad.

Danrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun mengatakan pergantian pimpinan atau jabatan Dandim di lingkungan Korem 051/Wijayakarta atau di tubuh TNI ini adalah hal biasa untuk penyegaran organisasi TNI.

"Sehingga ke depan, tugas yang dijalankan para prajurit semakin baik dan lebih maksimal," kata Bobby.

Dalam kesempatan itu Bobby menegaskan bahwa Kodim Depok dan Kodim Bekasi adalah dua satuan penyangga ibukota yang wajib berperan aktif mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan yang akan berkembang atau terjadi di tahun politik 2019 mendatang.

"Antisipasi kejadian yang mungkin terjadi dan hal-hal yang bisa muncul tiba-tiba di tahun politik mendatang. Dengan aktif komunikasi yang dilakukan semua jajaran maka perkembangan situasi yang terjadi baik positif, negatif, hitam atau putih, harus diketahui lebih awal," katanya.

Sehingga ke depan kata Bobby, gangguan keamanan di tahun politik itu tidak menimbulkan hal-hal yang signifikan dan merugikan masyarakat.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved