Kasus Bahar Smith

Sakit Mag Akut, Bahar bin Smith Minta Penangguhan Penahanan

TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan anak Bahar bin Smith, mengajukan penangguhan penahanan kepada pihak Polda Jawa Barat.

Sakit Mag Akut, Bahar bin Smith Minta Penangguhan Penahanan
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Bahar bin Smith menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/12/2018). 

TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan anak Bahar bin Smith, mengajukan penangguhan penahanan kepada pihak Polda Jawa Barat.

Penangguhan penahanan tersebut dilayangkan oleh kuasa hukum Bahar bin Smith, Aziz Yanuar.

"Betul, sudah kita masukkan (surat penangguhan penahanan)," ujar Aziz saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (20/12/2018).

Rekaman Suara Bahar bin Smith Sebelum Ditahan Beredar, Ia Jelaskan Alasan Menganiaya Dua Remaja

Menurut Aziz, alasan Bahar bin Smith mengajukan penangguhan penahanan karena sakit mag akut. Pihaknya juga melampirkan surat dari dokter terkait status kesehatan Bahar bin Smith.

"Beliau kooperatif, taat hukum dan hormati proses. Sedang sakit ada surat terlampir dari rumah sakit mag akut," jelas Aziz.

Bahar bin Smith saat ini ditahan oleh pihak Polda Jawa Barat sejak Selasa (19/12/2018), setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Ibarat Kapal, Tengku Zulkarnain Sebut Indonesia Menuju Karam

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, berdasarkan keterangan dalam pemeriksaan, Bahar bin Smith melakukan penganiayaan karena korban saat di Bali mengaku sebagai dirinya.

"Alasan dari hasil pemeriksaan, korban saat di Bali mengaku sebagai BS. Itu aja permasalahannya. kemudian langsung dijemput paksa di rumah, langsung dilakukan penganiayaan, pukul 10-11 malam baru dikembalikan. Maka orangtuanya tak diterima lalu dilaporkan ke kepolisian," katanya dalam tayangan di Metro TV.

Kasus dugaan penganiayaan anak oleh Bahar bin Smith diduga terjadi di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/12/2018).

Jalan Raya Legok Tangerang Rusak Parah karena Sering Dilewati Truk

Penganiayaan dilakukan terhadap dua korban berinisial MHU (17) dan JA (18). Kasus penganiayaan ini dilaporkan ke Polres Bogor pada Rabu (5/12/2018), dengan laporan polisi nomor LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res. Bgr.

Atas perbuatannya, Bahar bin Smith dijerat pasal 170 juncto pasal 351 juncto pasal 333 juncto pasal 55 ayat (1) KUHP, dan pasal juncto pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (Fahdi Fahlevi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved