News

Rapat Mediasi Pemagaran Pasar Cisalak Antara Warga dan Pemkot Depok di Ombudsman Alot

Rapat masih berlangsung dan alot, karena warga tetap meminta pemagaran area pasar cisalak dibatalkan apapun alasannya.

Rapat mediasi membahas dugaan kesalahan prosedur proyek pengerjaan pemagaran area Pasar Cisalak antara warga sekitar yang menolak pemagaran dengan Pemkot Depok dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Depok, di Kantor Ombudsman di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, masih berjalan alot, Rabu (19/12/2018).

Tim Ombudsman mendatangi lokasi area Pasar Cisalak terkait rencana pemagaran area pasar yang ditolak warga sekitar karena dianggap akan mengisolir rumah dan tempat usaha warga.
Tim Ombudsman mendatangi lokasi area Pasar Cisalak terkait rencana pemagaran area pasar yang ditolak warga sekitar karena dianggap akan mengisolir rumah dan tempat usaha warga. (Warta Kota)

Hal itu dikatakan Sejati Ginting (42) warga sekitar area Pasar Cisalak. "Ada 8 orang perwakilan warga yang datang ke Kantor Ombudsman memenuhi undangan Ombudsman untuk rapat mediasi ini. Rapat masih berlangsung dan alot, karena warga tetap meminta pemagaran area pasar cisalak dibatalkan apapun alasannya. Sebab pagar menutup akses jalan rumah dan tempat usaha warga," kata Sejati kepada Warta Kota, Rabu (19/12/2018).

Menurutnya rapat dimulai pukul 14.00 dengan dipimpin Ombudsman serta dihadiri sejumlah unsur terkait Pemkot Depok dari Disdagin Depok serta Badan Keuangan Daerah Depok yang mengurusi aset.

"Jadi saat ini masih berlangsung rapatnya," kata Sejati, Rabu sore.

Sebelumnya, sejumlah warga sekitar area Pasar Cisalak mengaku sudah menyiapkan seluruh dokumen dan berkas pendukung untuk membeberkan tidak manusiawinya pengerjaan pemagaran area Pasar Cisalak yang dilakukan Pemkot Depok dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok.

Kesiapan dokumen dan berkas pendukung itu akan dibawa warga dalam rapat mediasi pembahasan pemagaran area Pasar Cisalak yang akan dihelat di Kantor Ombudsman RI di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2018).

Dengan begitu pemagaran area Pasar Cisalak yang direncanakan dengan menutup seluruh akses jalan rumah dan tempat usaha warga sekitar, dibatalkan atau dipastikan dipindahkan titik lokasinya hingga tidak menutup akses jalan warga.

"Kami sudah siap membawa semua dokumen dan berkas pendukung, agar pemagaran area Pasar Cisalak dengan menutup akses jalan rumah dan tempat usaha warga dibatalkan atau dipindah lokasi pagarnya," kata Ujang Romli, perwakilan warga yang juga Sekertaris RT 3/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok, kepada Warta Kota, Selasa (18/12/2018).

Sebab kata Ujang pemagaran yang direncanakan Pemkot Depok atau Disdagin Depok dilakukan tepat di sepanjang di depan deretan rumah dan tempat usaha warga. Sehingga pagar tembok setinggi 2,10 meter menutup rumah dan tempat usaha warga hingga tidak memiliki akses jalan di depannya.

"Sehingga sejak awal warga menolaknya dan beberapa kali menghentikan pengerjaan pemagaran," kata Ujang.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved