PKL Pasar Baru Tak Kunjung Ditertibkan, Satpol PP Ingin Pendekatan Persuasif

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bekasi, Cecep Suharlan, pihaknya lebih mengedepankan cara persuasif dalam penertiban PKL.

PKL Pasar Baru Tak Kunjung Ditertibkan, Satpol PP Ingin Pendekatan Persuasif
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Jalan Moch Yamin atau samping Pasar Baru. 

Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi tidak mau gegabah dalam melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Baru Bekasi Jalan Insinyur Juanda, Bekasi Timur.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bekasi, Cecep Suharlan, pihaknya lebih mengedepankan cara persuasif dalam penertiban PKL.

"Jadi, kita berkomunikasi dengan pengelola pasar serta dari Dinas Perdagangan. Jadi, kami sepakat untuk sama-sama menerapakan pendekatan persuasif sebelum benar-benar eksekusi penggusuran," katanya, Rabu (19/12/2018).

Ia menambahkan, eksekusi PKL bakal dilalukan setelah pendekatan persuasif tidak kunjung selesai.

"Kita mah gampang kalau mau eksekusi (penertiban PKL itu). Kita sifatnya ikut permintaan dari Indag atau pengelola pasar aja, Tapi kita diminta tahan pakai persuasif dulu. Ya kita saja pihak terkai lainnya," jelasnya.

Cecep menambahkan, ada sekitar 120 pedagang yang biasa memenuhi ruas Jalan Mohammad Yamin.

"Ini yang utama kan di Mohammad Yamin. Mereka dari pagi hingga malam hari selalu memadati akses jalan ke Duren Jaya Bekasi Timur, ada juga sebagian PKL berjualan di Jalan Insinyur Juanda," paparnya.

Pantauan Wartakota, para PKL itu kebanyakan berjualan di Jalan Moch Yamin atau samping pasar. Jalan tersebut masuk zona merah bebas PKL karena jalan penghubung ke kawasan Duren Jaya.

Mereka berjualan hampir memakan semua badan jalan tersebut.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved